PT Timah (TINS) Raih Peringkat Gold Rank, Tertinggi di ASRRAT 2025

- Penulis

Senin, 1 Desember 2025 - 12:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Timah Tbk (TINS) sukses meraih peringkat tertinggi Gold Rank dalam ajang bergengsi Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025. Penghargaan ini merupakan pengakuan kredibel atas konsistensi dan transparansi perusahaan dalam menerapkan prinsip Environment, Social and Governance (ESG).(Foto Istimewa)

PT Timah Tbk (TINS) sukses meraih peringkat tertinggi Gold Rank dalam ajang bergengsi Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025. Penghargaan ini merupakan pengakuan kredibel atas konsistensi dan transparansi perusahaan dalam menerapkan prinsip Environment, Social and Governance (ESG).(Foto Istimewa)

KARIMUNESIA.co.id, BALI – Komitmen nyata terhadap masa depan yang berkelanjutan kembali membuahkan hasil gemilang.

PT Timah Tbk (TINS) sukses meraih peringkat tertinggi Gold Rank dalam ajang bergengsi Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025.

Penghargaan ini bukan sekadar piala, melainkan pengakuan kredibel atas konsistensi dan transparansi perusahaan dalam menerapkan prinsip Environment, Social and Governance (ESG).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT Timah Tbk sendiri mampu mengukir kualitas dan kuantitas di tengah-tengah tuntutan global.

ASRRAT, yang diselenggarakan oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR), telah menjadi tolok ukur kualitas laporan keberlanjutan di Asia selama lebih dari dua dekade.

Tahun ini, TINS membuktikan diri mampu berdiri sejajar dengan 82 peserta lain dari Indonesia, Bangladesh dan Filipina.

BACA JUGA:  Menggali Kisah Emas Putih Nusantara, Museum Timah Mentok Harta Karun Sejarah Nasional

Direktur Produksi dan Komersil PT Timah Tbk, Ilhamsyah Mahendra menyebut, penghargaan Gold Rank ASRRAT 2025 merupakan motivasi bagi perusahaan, untuk terus memperkuat performa keberlanjutan di seluruh lini operasional.

“Merupakan wujud nyata dari komitmen PT Timah Tbk untuk menerapkan prinsip ESG secara konsisten,” terang Ilhamsyah di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Jum’at, 26 November 2025.

“Guna memastikan transparansi dan menghadirkan program yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” tambah Ilhamsyah.

ESG sendiri kata Ilhamsyah merupakan kunci kesiapan menghadapi masa depan TINS, selaras dengan tren global.

“ESG merupakan kunci kesiapan menghadapi masa depan TINS, selaras dengan tren global,” pungkasnya.

NCSR adalah institusi yang berperan penting dalam mendorong praktik pelaporan perusahaan yang berkelanjutan (sustainability reporting) di Indonesia. Pelaporan ini tidak hanya fokus pada aspek keuangan, tetapi juga dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG).(Foto:Istimewa)

Ilhamsyah Mahendra memastikan bahwa perusahaan akan terus menyesuaikan laporan keberlanjutan dengan standar global dan memastikan implementasi ESG selaras dengan strategi bisnis jangka panjang.

BACA JUGA:  Akses Kesehatan Meningkat, Warga Bukit Layang Serbu Mobil Sehat PT Timah

“Kedepannya, perusahaan akan terus memperkuat integrasi aspek keberlanjutan dalam proses bisnis, sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan dan mendukung daya saing perusahaan di tingkat regional maupun internasional,” tutur Ilhamsyah.

PT Timah Tbk kata Ilhamsyah telah membuktikan, dengan menjadikan prinsip ESG sebagai inti dari setiap keputusan bisnis, sebuah perusahaan dapat mencapai performa finansial yang solid sekaligus menciptakan warisan positif bagi lingkungan dan generasi mendatang.

“PT Timah Tbk ini menunjukkan bahwa investasi pada praktik keberlanjutan dan tata kelola yang baik bukan sekadar biaya, melainkan investasi strategis yang membawa perusahaan menuju puncak pengakuan dan daya saing global,” imbuhnya.

BACA JUGA:  23 UMKM Bangkit, PT Timah Kucurkan Bantuan Alat Produksi, Wujudkan Kemandirian Usaha

Sementara itu, Chairman Board of Trustee NCSR, Prof. Bambang Brodjonegoro, menekankan bahwa di era IFRS S1-S2, TCFD dan GRI Standards, laporan keberlanjutan harus menjadi alat strategis yang terukur dan dapat diperbandingkan.

“Laporan keberlanjutan menjadi indikator kesiapan perusahaan menghadapi transisi ekonomi dan tantangan keberlanjutan di masa depan,” tegas Prof. Bambang,

Di sisi lain, Prof. Sylvia Veronica Siregar, Chairperson ASRRAT Jury Committee 2025, mencatat adanya peningkatan signifikan dalam kualitas pelaporan.

“Penilaian yang berpegangan teguh pada GRI Standards 2021 memastikan bahwa perusahaan-perusahaan seperti TINS benar-benar fokus pada kelengkapan, keseimbangan dan akurasi data,” ungkap Sylvia.(Izar)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Eva Dayanti Dorong Pemanfaatan AI yang Bijak dalam Produksi Konten dan Jurnalisme
Festival Media Selat Malaka 2026 Dibuka di Batam, Bahas Tantangan Jurnalisme di Kawasan Perbatasan
Karhutla Jadi Sorotan di Fesmed Selat Malaka, Jurnalis Diminta Tak Asal Salahkan Masyarakat Adat
Penyanyi Asal Lampung, Chimon, Sabet Juara 1 Singing Event Respect Band
Karhutla di Meranti Meluas hingga 85 Hektar, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Wadah Kreativitas, Respect Band Batam Gelar Lomba Karaoke Live Streaming di Sugo
Lepas Kontingen Tinju ke Kejurprov 2026, Wabup Muzamil Tekankan Mental Juara dan Sportivitas
PT Timah Perbarui Rencana Pemberdayaan Masyarakat di Kepulauan Meranti
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:08 WIB

Eva Dayanti Dorong Pemanfaatan AI yang Bijak dalam Produksi Konten dan Jurnalisme

Sabtu, 19 September 2026 - 10:33 WIB

Festival Media Selat Malaka 2026 Dibuka di Batam, Bahas Tantangan Jurnalisme di Kawasan Perbatasan

Rabu, 16 September 2026 - 23:46 WIB

Karhutla Jadi Sorotan di Fesmed Selat Malaka, Jurnalis Diminta Tak Asal Salahkan Masyarakat Adat

Kamis, 10 September 2026 - 16:50 WIB

Penyanyi Asal Lampung, Chimon, Sabet Juara 1 Singing Event Respect Band

Minggu, 6 September 2026 - 19:52 WIB

Karhutla di Meranti Meluas hingga 85 Hektar, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Berita Terbaru