KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Dunia jurnalistik di Kabupaten Karimun dibuat geger.
Seorang oknum pegawai IT Perumda BPR Tuah Karimun berinisial TW diduga bersikap arogan, bahkan berani mengancam akan meretas (hack) seluruh media massa di Karimun.
“Ia saya ngomong gitu, kenapa? Kalau gak senang berantam aja kita yok,” ujar TW dengan nada tinggi saat ditemui di sebuah kedai kopi di kawasan Poros Karimun, Jum’at (10/4/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ancaman serius itu mencuat saat TW dikonfirmasi oleh wartawan, Migan, terkait dugaan kasus upaya pemukulan terhadap rekan kerjanya berinisial Y, yang terjadi pada Selasa, 10 Maret 2026.
“Kasus tersebut diketahui telah dilaporkan ke Polsek Balai Karimun,” ucap Migan.
Namun kata Migan, bukannya memberikan klarifikasi, TW justru menunjukkan sikap emosional dan menantang
“Tak hanya ucapan, gestur tubuh TW juga memicu ketegangan. Ia terlihat mengepal tangan hingga menarik kerah bajunya, seolah siap adu fisik dengan awak media,” ujarnya kesal.
Seorang wartawan yang turut berada di lokasi, Ary, mengaku menyaksikan langsung kejadian tersebut. Ia menilai tindakan TW sudah melewati batas.
“Saya dengar langsung, bahkan ada rekaman CCTV-nya. Ini jelas pengancaman terhadap media,” tegas Ary.
Ary juga menyayangkan sikap arogansi TW yang dianggap meremehkan profesi jurnalis.
“Jangan mentang-mentang punya kemampuan IT, lalu seenaknya mengancam mau hack media. Ini tidak bisa dibiarkan,” tambahnya.
Tak hanya itu, kata Ary, insiden ini juga menyeret nama baik perusahaan. TW sebelumnya juga diduga hendak melakukan kekerasan terhadap rekan kerjanya sendiri yang merupakan seorang wanita.
Atas dua dugaan tindakan serius tersebut, Ary mendesak pihak manajemen Perumda BPR Tuah Karimun untuk segera mengambil tindakan tegas.
“Ini bukan cuma soal pribadi. Ini sudah mencoreng nama perusahaan. Kami minta yang bersangkutan segera dipecat,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Perumda BPR Tuah Karimun belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Penulis: Lana












Komentar