Hari Kebebasan Pers 2026 di Batam, Jurnalis Soroti Kasus Andrie Yunus dan Desak Hentikan Kekerasan

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam, Ikatan Wartawan Online (IWO) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar aksi di depan Kantor DPRD dan Pemerintah Kota Batam, Senin (4/5/2026).(Foto: Istimewa)

Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam, Ikatan Wartawan Online (IWO) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar aksi di depan Kantor DPRD dan Pemerintah Kota Batam, Senin (4/5/2026).(Foto: Istimewa)

BATAM, KARIMUNESIA.co.id – Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Batam diwarnai dengan aksi solidaritas jurnalis dan aktivis yang menyoroti pentingnya perlindungan terhadap kebebasan pers dan keselamatan pembela hak asasi manusia.

Puluhan jurnalis dari berbagai organisasi seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Batam, Ikatan Wartawan Online (IWO) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menggelar aksi di depan Kantor DPRD dan Pemerintah Kota Batam, Senin (4/5/2026).

Mereka membawa spanduk dan poster sebagai bentuk solidaritas terhadap aktivis HAM Andrie Yunus dari KontraS yang menjadi korban penyiraman air keras.

Dalam aksi tersebut, para peserta juga menampilkan teatrikal yang menggambarkan upaya pembungkaman terhadap jurnalis dan aktivis. Adegan seorang jurnalis yang dibungkam dan diserang menjadi simbol peringatan atas ancaman terhadap kebebasan berekspresi.

Ketua AJI Batam, Yogi Sahputra, menegaskan, kasus yang menimpa Andrie Yunus tidak bisa dipandang sebagai tindak kriminal biasa. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai bentuk ancaman serius terhadap demokrasi dan kebebasan sipil.

“Ketika aktivis HAM diserang secara brutal, ini menjadi sinyal bahaya bagi demokrasi. Kebebasan pers dan ruang kritik tidak boleh dibungkam dengan kekerasan,” ujar Yogi.

BACA JUGA:  Bawa Pesan Kedamaian Hati, Respect Resmi Rilis MV “Maafkan”

Kasus yang menimpa Andrie Yunus telah bergulir selama beberapa bulan terakhir. Berdasarkan hasil penelusuran aparat penegak hukum dan temuan dari Tim Advokasi Untuk Demokrasi, pelaku diduga melibatkan oknum prajurit TNI. Saat ini, perkara tersebut tengah diproses di pengadilan militer.

“AJI Batam bersama jaringan jurnalis mendesak agar proses hukum dilakukan secara transparan dan terbuka. Mereka juga mendorong agar penanganan kasus dipertimbangkan untuk dibawa ke peradilan umum guna menjamin akuntabilitas,” katanya.

Selain itu, jurnalis menekankan pentingnya penuntasan kasus secara menyeluruh, termasuk mengusut dugaan keterlibatan pelaku lain. Hal ini dinilai penting untuk memberikan efek jera serta mencegah terulangnya kekerasan terhadap jurnalis maupun aktivis di masa mendatang.

BACA JUGA:  Gelar Diskusi Kemanusiaan Gaza, AJI Batam dan Dompet Dhuafa Hadirkan Sumud Flotilla

“Melalui momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia, para jurnalis berharap negara dapat menjamin perlindungan terhadap kebebasan pers, serta memastikan aparat penegak hukum bekerja secara profesional dan adil dalam menangani kasus-kasus yang menyangkut hak sipil dan demokrasi,” pungkasnya.

Penulis: Izar

Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gelar Diskusi Kemanusiaan Gaza, AJI Batam dan Dompet Dhuafa Hadirkan Sumud Flotilla
Batam Slank Fans Club, 26 Tahun Menjaga Semangat Musik, Solidaritas dan Kreativitas di Batam
Kisah Inspiratif Brigpol Yohanes Dede: Sisihkan Gaji dan Hasil Ngonten untuk Bantu Warga
Bawa Pesan Kedamaian Hati, Respect Resmi Rilis MV “Maafkan”
Kejar Kemandirian Fiskal, Bupati Karimun Targetkan Kenaikan PAD 5 Persen Per Tahun
Darurat Ekologis Kepulauan Riau, Raport Merah Lingkungan Sepanjang 2025
Mentan RI dan Wali Kota Batam Gelar Rapat Virtual, Bahas Ketahanan Pangan hingga Tindak Lanjut Penyelundupan Ke Karimun
Akar Bhumi Indonesia Laporkan Dugaan Penimbunan Mangrove Piayu Laut ke Kementerian LHK
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:02 WIB

Gelar Diskusi Kemanusiaan Gaza, AJI Batam dan Dompet Dhuafa Hadirkan Sumud Flotilla

Senin, 22 Juni 2026 - 14:07 WIB

Batam Slank Fans Club, 26 Tahun Menjaga Semangat Musik, Solidaritas dan Kreativitas di Batam

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:56 WIB

Kisah Inspiratif Brigpol Yohanes Dede: Sisihkan Gaji dan Hasil Ngonten untuk Bantu Warga

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:57 WIB

Hari Kebebasan Pers 2026 di Batam, Jurnalis Soroti Kasus Andrie Yunus dan Desak Hentikan Kekerasan

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:31 WIB

Bawa Pesan Kedamaian Hati, Respect Resmi Rilis MV “Maafkan”

Berita Terbaru