Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bukan sekadar membangun infrastruktur, PT Timah (Persero) Tbk hadir membawa perubahan nyata di Desa Sawang Laut, Kundur Barat. Lewat program pemberdayaan ekonomi, sosial, budaya, hingga lingkungan, PT Timah terus memoles potensi lokal demi menggerakkan kesejahteraan masyarakat Karimun secara berkelanjutan.(Foto: Istimewa)

Bukan sekadar membangun infrastruktur, PT Timah (Persero) Tbk hadir membawa perubahan nyata di Desa Sawang Laut, Kundur Barat. Lewat program pemberdayaan ekonomi, sosial, budaya, hingga lingkungan, PT Timah terus memoles potensi lokal demi menggerakkan kesejahteraan masyarakat Karimun secara berkelanjutan.(Foto: Istimewa)

KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Kehadiran PT Timah (Persero) Tbk di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, tidak hanya melalui dukungan pembangunan infrastruktur, tetapi juga diwujudkan lewat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang menyasar sektor ekonomi, sosial, budaya, keagamaan, hingga pelestarian lingkungan.

Program-program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat mengembangkan potensi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Kepala Desa Sawang Laut, Jefrizal, mengatakan, berbagai program yang dijalankan PT Timah telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam mendukung pembangunan desa maupun membuka peluang ekonomi baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di bidang keagamaan, PT Timah turut mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Desa Sawang Laut yang diikuti 64 peserta,” ujar Jefrizal, Jumat (24/7/2026).

BACA JUGA:  Lomba Sampan, Mesin Penggerak Ekonomi Wisata Regional Buru

“Sementara di bidang budaya, perusahaan membantu pembangunan Gerbang Tanjak atau Simpang Tanjak yang kini menjadi ikon baru desa sekaligus simbol identitas budaya Melayu dan daya tarik bagi pengunjung,” tambah Jefrizal.

Pada sektor pemberdayaan ekonomi, PT Timah masih kata Jefrizal, mengembangkan Program Berlian Kundur, yang merupakan pengembangan dari Program BERLIAN.

“Program ini mencakup berbagai kegiatan, seperti budidaya ikan kakap putih, pembibitan mangrove, pertanian hidroponik, pengembangan UMKM terasi, sekolah sadar iklim, budidaya ayam pedaging, hingga pengelolaan bank sampah,” terang Jefrizal.

Ia mengungkapkan, program tersebut melibatkan berbagai kelompok masyarakat, di antaranya Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tuah Bersatu, kelompok UMKM terasi, kelompok hidroponik, kelompok peternak unggas.

BACA JUGA:  Rutan Karimun Berikan Remisi Idulfitri bagi 314 Warga Binaan

“Serta kelompok pengelola bank sampah,” bebernya.

Tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, PT Timah (Persero) Tbk mengakar kuat di Desa Sawang Laut.(Foto: Istimewa)

Sementara itu, Ketua Pokdakan Tuah Bersatu, Amran, mengungkapkan, kelompoknya mulai merintis budidaya ikan kakap putih pada 2022 dan mendapatkan pendampingan serta dukungan dari PT Timah sejak 2023.

“Bantuan berupa pelatihan, penyediaan benih, pakan, hingga pengembangan sarana budidaya menjadi faktor penting yang membantu kelompok tetap bertahan meski menghadapi berbagai tantangan, seperti tingginya harga pakan, kondisi cuaca, dan keterbatasan pengalaman,” sebut Amran.

Ia berujar, selain meningkatkan keterampilan masyarakat, program budidaya kakap putih juga memberikan alternatif sumber pendapatan bagi para nelayan.

“Kini, anggota kelompok tidak hanya mengandalkan hasil melaut, tetapi juga memperoleh tambahan penghasilan dari kegiatan budidaya,” katanya.

BACA JUGA:  Surat Penolakan Misterius, Tridaya Group Ungkap Dalang Konflik Tambang Pasir di Karimun

Amran menilai, manfaat program tidak hanya dirasakan kelompoknya, tetapi juga berbagai kelompok masyarakat lain yang bergerak di bidang UMKM, pertanian hidroponik, peternakan, pengelolaan sampah, dan pelestarian lingkungan.

“Ke depan, masyarakat berharap program pemberdayaan tersebut dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak sektor, seperti pertanian, kelompok wanita tani, pendidikan, serta pengembangan potensi ekonomi lokal lainnya,” imbuhnya.

Melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, berbagai program tersebut diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi desa.

“Sekaligus mendukung pelestarian budaya dan lingkungan di Desa Sawang Laut,” tandasnya.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis
Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas
Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat
DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan
PLN Karimun Jelaskan Penyebab Blackout, Pemulihan Listrik Dilakukan Bertahap
Karimun Bangun Jalan Penghubung Jembatan Sanur-Bandara RHA Senilai Rp9,5 Miliar
Menolak Lilin Ulang Tahun, Memilih Dapur Rakyat Karimun, Sisi Bersahaja Iskandarsyah di Usia 54
PT Timah Restocking 5.600 Kepiting Bakau di Karimun, Jaga Ekosistem
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:15 WIB

DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:48 WIB

Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:34 WIB

DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:09 WIB

Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut

Berita Terbaru