TNI AL Bergerak Cepat, KSAL Pimpin Pelepasan Satgas Bencana ke Aceh, Sumut dan Sumbar

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, didampingi Wagub DKI, melakukan doorstop singkat di KRI SHS dan meninjau langsung material bantuan di tank deck KRI, memastikan kesiapan logistik bantuan bencana alam Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.(Foto: Istimewa)

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, didampingi Wagub DKI, melakukan doorstop singkat di KRI SHS dan meninjau langsung material bantuan di tank deck KRI, memastikan kesiapan logistik bantuan bencana alam Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.(Foto: Istimewa)

 

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

KARIMUNESIA.co.id, JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali secara langsung memimpin upacara pelepasan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Alam ke wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

Pelepasan berlangsung di Dermaga Mako Kolinlamil pada Minggu, 30 November 2025 pagi, menandai respons cepat TNI AL dalam misi kemanusiaan.

Acara pelepasan berlangsung mulai pukul 07:30 hingga 11.30 WIB, disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Gubernur DKI Jakarta dan para petinggi TNI AL seperti Pangkoarmada RI, Asops Kasal, dan Pangkolinlamil serta perwakilan dari Kemhan dan Baznas DKI.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali menyebut, lima unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dikerahkan dalam operasi ini.

BACA JUGA:  Lewati Beragam Tahapan Seleksi, 36 Siswa Raih Kesempatan Masuk Kelas Beasiswa PT Timah

“Dengan membawa personel terlatih, logistik dan material bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan,” ucap Ali.

Ali menambahkan, KRI SHS dari Jakarta menuju Langsa ini kata Ali membawa 100 ABK, 1 Tim Komando Pasukan Katak (Kopaska), 1 Tim Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair), serta tenaga medis dari Yonkes Marinir lengkap dengan material kesehatan, kendaraan dan Kapal Cepat Satgas Lapangan (Kaspsatlap).

“Selanjutnya KRI TGK dari Jakarta menuju Lhokseumawe, Aceh ini fokus utamanya adalah logistik, mengangkut bahan makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, dan tabung oksigen,” beber Ali.

Tidak hanya itu saja, masih kata Ali KRI SMR dari Jakarta akan diberangkatkan menuju Nias, berangkat terpisah dari Dermaga IKT Bogasari.

BACA JUGA:  Sukses Transformasi Digital, PT Timah Borong Penghargaan Bergengsi di Awal 2026

“Dua KRI lainnya, KRI RJW dan KRI SSA, turut terlibat, berangkat dari pangkalan berbeda, Surabaya dan Belawan, hal ini menunjukkan pergerakan terpadu dari berbagai Komando Armada,” imbuhnya.

Kapal perang angkut ratusan personel dan bantuan vital

Ali menyebut, total personel Satgas yang dikerahkan melalui KRI mencakup 85 prajurit Marinir, 31 personel Kopaska, 18 personel Dislambair dan 23 personel dari tim kesehatan.

“Selain itu, lima helikopter jenis Panther juga disiagakan untuk mendukung mobilitas dan evakuasi di lokasi bencana,” paparnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan tamu dan KSAL, yang langsung menuju Gedung Laut Nusantara. Pukul 10.15 WIB, Dansatfib Koarmada I selaku Komandan Satgas (Dansatgas) Gulbencal memberikan paparan komprehensif.

“Paparan Dansatgas mencakup struktur organisasi, keterlibatan KRI, Helly serta rencana gerak dan pendistribusian material ke titik-titik bencana,” terang salah satu sumber di lokasi.

BACA JUGA:  Karimun Dikepung Narkotika, LAM dan Polisi Ambil Langkah Tegas

Tepat pukul 10:40 WIB, KSAL secara resmi melepas KRI SHS 990, yang langsung diikuti dengan proses tutup pintu rampa kapal. Seluruh rangkaian kegiatan pelepasan berjalan dengan aman dan lancar.

“Pengerahan Satgas ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui TNI Angkatan Laut. Kami bergerak cepat membawa segala yang dibutuhkan, mulai dari personel penyelamat, tenaga medis, hingga bantuan logistik vital,” pungkasnya.

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, didampingi Wagub DKI, selanjutnya melakukan doorstop singkat di KRI SHS dan meninjau langsung material bantuan di tank deck KRI, memastikan kesiapan logistik.(Aman)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga
Bukti Kontribusi BUMN, TINS Setor Rp1,62 Triliun ke Kas Negara
Lewati Beragam Tahapan Seleksi, 36 Siswa Raih Kesempatan Masuk Kelas Beasiswa PT Timah
DPRD Karimun Pelajari Strategi Pelayanan Disdukcapil Meranti, Percepatan Dokumen dan Layanan Digital
Wujudkan Tata Kelola Hijau, PT Timah Sabet Penghargaan PROPER Emas
Sukses Transformasi Digital, PT Timah Borong Penghargaan Bergengsi di Awal 2026
Karimun Sabet Penghargaan BRIN, Resmi Jadi Daerah Berdaya Saing Nasional
PT Timah Resmi Sandang Status Persero, Negara Pegang 1 Persen Saham Dwiwarna
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:36 WIB

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:45 WIB

Bukti Kontribusi BUMN, TINS Setor Rp1,62 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:04 WIB

Lewati Beragam Tahapan Seleksi, 36 Siswa Raih Kesempatan Masuk Kelas Beasiswa PT Timah

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:16 WIB

DPRD Karimun Pelajari Strategi Pelayanan Disdukcapil Meranti, Percepatan Dokumen dan Layanan Digital

Kamis, 9 April 2026 - 13:03 WIB

Wujudkan Tata Kelola Hijau, PT Timah Sabet Penghargaan PROPER Emas

Berita Terbaru

PT Timah Persero (Tbk), bidik tambang luar negeri, cadangan domestik diperkirakan bertahan 10 hingga 15 tahun.(Foto: Istimewa)

Berita Utama

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Jun 2026 - 23:36 WIB