Bandara Perintis RHA Nekat Tantang Jakarta, Terganjal Fakta Pahit 1.700 Meter

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 21:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Karimun mengundang "Raja-raja" udara, termasuk Lion Air Grup dan Tirta Air Jet, untuk membahas realisasi rute impian, serius mengincar Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) untuk "Naik Kelas" menjadi gerbang utama yang menghubungkan langsung Bumi Berazam dengan Ibukota Jakarta.(Foto: Istimewa)

Pemkab Karimun mengundang "Raja-raja" udara, termasuk Lion Air Grup dan Tirta Air Jet, untuk membahas realisasi rute impian, serius mengincar Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) untuk "Naik Kelas" menjadi gerbang utama yang menghubungkan langsung Bumi Berazam dengan Ibukota Jakarta.(Foto: Istimewa)

KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Kabupaten Karimun, yang selama ini dikenal sebagai jalur laut vital, kini menaruh mimpi ambisius di udara.

Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun secara serius mengincar Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) untuk “Naik Kelas” menjadi gerbang utama yang menghubungkan langsung Bumi Berazam dengan Ibukota Jakarta.

Upaya ini bukan sekadar wacana, melalui Focus Group Discussion (FGD) pada Senin, 24 November 2025, Pemkab Karimun langsung mengundang “Raja-raja” udara, termasuk Lion Air Grup dan Tirta Air Jet, untuk membahas realisasi rute impian tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Karimun, Iskandarsyah, menegaskan bahwa rute Karimun-Jakarta merupakan prioritas utama demi efisiensi transportasi masyarakat.

BACA JUGA:  Popda X Kepri 2026 Resmi Dimulai di Karimun, Geliat Prestasi Atlet Muda dan Penggerak Ekonomi Daerah

“Rute yang sedang dikejar adalah Karimun tujuan Jakarta dengan menggunakan pesawat jenis ATR,” ungkap Iskandarsyah.

“Variabel ini yang akan kita dorong, sehingga memberikan akses transportasi yang mudah dan efisien bagi masyarakat Bumi Berazam,” tambah Bupati.

Namun kata Bupati, karena keterbatasan landasan pacu, pemkab mengajukan skema penerbangan yang lebih efisien.

“Yakni Pekanbaru ke Karimun (transit) di Batam, dilanjutkan dengan penerbangan langsung dari Batam menuju Jakarta,” beber Bupati.

Bupati menambahkan, hal ini merupakan solusi cepat untuk memangkas kesulitan transportasi laut, terutama saat musim utara tiba, di mana feri kerap terhambat gelombang kuat.

“Bandara RHA diharapkan menjadi solusi transportasi yang lebih andal dan cepat bagi masyarakat,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Karimun Resmi Miliki Perda Kabupaten Layak Anak, Upaya Menuju Indonesia Emas
Gerbang udara ke Jakarta kian nyata, Pemkab Karimun ‘Gelar Karpet Merah’ untuk Lion Air Group dan Tirta Air Jet, Bandara RHA siap naik kelas.(Foto: Istimewa)

Terkendala Runway, hanya mampu mendaratkan pesawat kecil

Meskipun optimisme membara, ada tantangan teknis yang harus segera diatasi.

Kepala Bandara RHA Karimun, M Subiat Wiranata Kusumah, mengungkapkan bahwa saat ini panjang runway bandara baru mencapai 1.700 meter.

“Kapasitas RHA saat ini hanya mampu didarati oleh pesawat perintis dan jenis ATR, seperti yang dioperasikan oleh Sushi Air,” terang Subiat.

Untuk itu, kata Subiat, pesawat berbadan lebar seperti Boeing atau Airbus belum bisa mendarat sekarang untuk saat ini.

Subiat menjelaskan, agar bisa didarati oleh pesawat jet komersial, landasan pacu Bandara RHA perlu diperpanjang hingga minimal 2.000 atau 2.200 meter.

BACA JUGA:  Solidaritas Tanpa Batas, Karimun Bersatu Membantu Korban Bencana di Sumatera

“Saat ini, Bandara RHA baru melayani penerbangan dua kali seminggu, menghubungkan Karimun dengan Pekanbaru dan Dabo Singkep,” pungkasnya.

Sembari menunggu perpanjangan runway dan realisasi Jakarta, Subiat menyatakan, Pemkab Karimun bersama pihak Bandara RHA terus mengoptimalkan jalur yang ada.

“Mendorong rute-rute baru yang menghubungkan pulau-pulau di Kepulauan Riau dan Riau, seperti Batam menuju Pekanbaru via Karimun dan Pekanbaru ke Tanjungpinang via Karimun,” tandasnya.

Kabupaten Karimun untuk memiliki jalur udara langsung ke Jakarta merupakan langkah besar untuk memajukan perekonomian daerah dan mengatasi masalah cuaca. Kini, bola ada di tangan pemerintah pusat dan maskapai penerbangan.(Tengku)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Pelestarian Pesisir
PT Timah Bantu Fasilitas Surau Nurul Yaqin di Tanjung Batu, Jemaah Lebih Nyaman Beribadah
460 Pemancing Ramaikan Lomba Mancing #2 Pantai Pongkar, Peserta Datang dari Malaysia
Pemkab Karimun Fasilitasi Lahan Pos Bapas Demi Dekatkan Layanan Hukum
Panen 5.000 Batang, Nanas Hasil Tani Kundur Mulai Penuhi Pasar Batam
Gojek Karimun Dorong Digitalisasi UMKM dan Pengembangan Potensi Daerah
Eva Dayanti Dorong Pemanfaatan AI yang Bijak dalam Produksi Konten dan Jurnalisme
Festival Media Selat Malaka 2026 Dibuka di Batam, Bahas Tantangan Jurnalisme di Kawasan Perbatasan
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:14 WIB

PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Pelestarian Pesisir

Jumat, 25 September 2026 - 18:39 WIB

PT Timah Bantu Fasilitas Surau Nurul Yaqin di Tanjung Batu, Jemaah Lebih Nyaman Beribadah

Kamis, 24 September 2026 - 11:01 WIB

460 Pemancing Ramaikan Lomba Mancing #2 Pantai Pongkar, Peserta Datang dari Malaysia

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIB

Pemkab Karimun Fasilitasi Lahan Pos Bapas Demi Dekatkan Layanan Hukum

Selasa, 22 September 2026 - 15:48 WIB

Panen 5.000 Batang, Nanas Hasil Tani Kundur Mulai Penuhi Pasar Batam

Berita Terbaru