Pastikan Standar Higienis, Pemkab Karimun Terapkan Batas Maksimal Produksi Dapur MBG

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) terbaru mengenai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Foto: Istimewa)

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) terbaru mengenai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).(Foto: Istimewa)

KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) terbaru mengenai pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole menyebut, perubahan utama terletak pada pembatasan kapasitas produksi di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum.

“Untuk memastikan standar gizi dan kualitas makanan tetap terjaga, Pemerintah Pusat memangkas kuota harian setiap unit dapur,” ujar Rocky Marciano Bawole, Kamis, 15 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk kapasitas sebelumnya 4.000 porsi per hari, sekarang kapasitas baru dibatasi menjadi 2.000 hingga 2.500 porsi per hari.

BACA JUGA:  Perkuat Budaya Keselamatan Kerja, PT Timah Peringati Bulan K3 Nasional 2026

Rocky menjelaskan bahwa, langkah ini diambil untuk memastikan distribusi makanan dilakukan secara lebih presisi, higienis dan terjaga nutrisinya.

“Jika sebelumnya program ini identik dengan pemberian makanan bagi siswa sekolah, aturan terbaru kini mencakup kelompok masyarakat yang lebih luas,” ucap Rocky.

“Diantaranya siswa seluruh jenjang pendidikan, balita untuk mendukung pertumbuhan di masa emas,” tambah Rocky.

Tidak hanya itu saja, Rocky menyebut ibu hamil juga masuk dalam program tersebut, guna mencegah stunting sejak dalam kandungan.

“Termasuk para pendidik (guru), kini resmi masuk dalam daftar penerima dan juga lansia saat ini sedang dalam tahap pengkajian mendalam oleh Pemerintah Daerah dan Badan Gizi Nasional (BGN),” beber Rocky.

BACA JUGA:  Darurat Ekologis Kepulauan Riau, Raport Merah Lingkungan Sepanjang 2025

Rocky menambahkan, Kabupaten Karimun bergerak cepat merespons aturan baru tersebut.

Berdasarkan koordinasi intensif dengan BGN, tercatat setidaknya 65.000 orang di wilayah Karimun akan menjadi penerima manfaat program ini.

“Untuk mendukung kelancaran distribusi dan menjaga kualitas makanan, infrastruktur telah disiapkan secara khusus berupa fasilitas yang dikelola oleh 22 unit Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Karimun,” imbuhnya.

Rocky menambahkan, Pemkab Karimun melakukan pembatasan kuota produksi per unit untuk menghindari risiko penurunan kualitas yang sering terjadi pada produksi massal berlebihan.

BACA JUGA:  Alasan Kesehatan, Abdul Rahman Mundur dari Dirut BPR Tuah Karimun

“Perubahan ini bertujuan utama untuk menjaga kualitas makanan yang sampai ke tangan masyarakat. Risiko penurunan kualitas akibat produksi massal dapat kita minimalisir,” ungkap Rocky.

Dengan sistem yang lebih tertata dan pengawasan yang ketat, program ini diharapkan menjadi pilar utama dalam meningkatkan taraf kesehatan dan gizi masyarakat di Kabupaten Karimun.

“Program ini diharapkan menjadi pilar utama dalam meningkatkan taraf kesehatan dan gizi masyarakat di Kabupaten Karimun,” tandasnya.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Pelestarian Pesisir
PT Timah Bantu Fasilitas Surau Nurul Yaqin di Tanjung Batu, Jemaah Lebih Nyaman Beribadah
460 Pemancing Ramaikan Lomba Mancing #2 Pantai Pongkar, Peserta Datang dari Malaysia
Pemkab Karimun Fasilitasi Lahan Pos Bapas Demi Dekatkan Layanan Hukum
Panen 5.000 Batang, Nanas Hasil Tani Kundur Mulai Penuhi Pasar Batam
Gojek Karimun Dorong Digitalisasi UMKM dan Pengembangan Potensi Daerah
Festival Media Selat Malaka 2026 Dibuka di Batam, Bahas Tantangan Jurnalisme di Kawasan Perbatasan
Dorong Ekonomi, Pemkab Karimun Usul Suntik Modal Rp12,5 Miliar ke BPR Tuah
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:14 WIB

PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Pelestarian Pesisir

Jumat, 25 September 2026 - 18:39 WIB

PT Timah Bantu Fasilitas Surau Nurul Yaqin di Tanjung Batu, Jemaah Lebih Nyaman Beribadah

Kamis, 24 September 2026 - 11:01 WIB

460 Pemancing Ramaikan Lomba Mancing #2 Pantai Pongkar, Peserta Datang dari Malaysia

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIB

Pemkab Karimun Fasilitasi Lahan Pos Bapas Demi Dekatkan Layanan Hukum

Selasa, 22 September 2026 - 15:48 WIB

Panen 5.000 Batang, Nanas Hasil Tani Kundur Mulai Penuhi Pasar Batam

Berita Terbaru