KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Komitmen PT Timah (Persero) Tbk dalam memberdayakan masyarakat kembali membuahkan hasil nyata.
Departement Head Corporate Communication PT Timah (Persero) Tbk, Anggi Siahaan, menjelaskan, salah satu penerima manfaat adalah Kelompok Unggas Sejahtera yang kini mulai merasakan dampak positif dari usaha peternakan ayam yang mereka jalankan.
“Sejak dibina pada 2025, kelompok ini mengalami perkembangan signifikan, baik dari sisi jumlah ternak maupun kemampuan produksi,” terang Anggi, Rabu, 15 April 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui program pengembangan sektor peternakan, Anggi menyebut, perusahaan membantu meningkatkan ketahanan pangan.
“Sekaligus memperkuat ekonomi warga di Desa Sawang Laut Kobel, Kecamatan Kundur Barat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Unggas Sejahtera, Alizan, mengungkapkan, dukungan dari PT Timah diberikan secara menyeluruh, mulai dari pembangunan kandang, bantuan bibit ayam hingga pembinaan teknis.
“Awalnya kami hanya memiliki 200 ekor ayam, sekarang sudah berkembang menjadi 400 ekor. Bahkan, kami sudah mulai mengembangkan pembibitan mandiri,” ujar Alizan.
Tak hanya itu, kelompok ini juga mendapat bantuan mesin pakan dan mesin penetas telur. Fasilitas tersebut memungkinkan untuk memproduksi pakan sendiri, sehingga dapat menekan biaya operasional yang sebelumnya cukup tinggi akibat kenaikan harga pakan di pasaran.
“Sekarang kami tidak selalu bergantung pada pasokan dari luar. Kami sudah bisa membuat pakan dan menghasilkan bibit sendiri,” ucap Alizan.
Program ini kata Alizan, tidak hanya fokus pada peternakan unggas. Di kawasan yang sama, PT Timah juga mengembangkan berbagai sektor berbasis pemberdayaan masyarakat, seperti budidaya ikan, produksi terasi hingga pertanian hidroponik.
“Pendekatan terpadu ini menjadikan wilayah tersebut sebagai pusat pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal,” ungkapnya.
Bagi para anggota kelompok, yang sebagian besar juga berprofesi sebagai nelayan, usaha peternakan ini menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan.
“Alhamdulillah, permintaan ayam dan telur cukup tinggi, sehingga bisa membantu ekonomi keluarga,” kata Alizan.
Ke depan, pihaknya berharap dukungan dari PT Timah terus berlanjut, khususnya dalam pengembangan mesin pelet pakan agar mereka semakin mandiri dan mampu meningkatkan skala produksi.
“Program ini menjadi bukti nyata peran aktif PT Timah dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah operasionalnya,” pungkasnya.
Penulis: Izar
Editor: Lana












Komentar