Avanza Seruduk Warga Sedang Joging di Coastal Area Karimun

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi BP 1442 YK, lepas kendali dan menghantam para jogger, Minggu (19/4/2026) pukul 06:15 WIB, di Tugu MTQ Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau.(Foto: Izar)

Sebuah mobil Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi BP 1442 YK, lepas kendali dan menghantam para jogger, Minggu (19/4/2026) pukul 06:15 WIB, di Tugu MTQ Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau.(Foto: Izar)

KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Suasana pagi yang seharusnya tenang di kawasan Tugu MTQ, Coastal Area Karimun, berubah mencekam.

Sebuah mobil Toyota Avanza hitam dengan nomor polisi BP 1442 YK tiba-tiba lepas kendali dan menghantam para jogger, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 06:15 WIB.

Menurut saksi mata, Ery, mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Hotel 21 menuju Tugu MTQ Coastal Area, sebelum akhirnya menabrak parkiran sepeda motor dan menghantam satu keluarga yang tengah berolahraga pagi.

“Awalnya saya sedang joging seperti biasa, tiba-tiba terdengar dentuman keras. Saya langsung lari ke arah suara dan lihat orang-orang sudah panik,” ungkap Ery, di lokasi kejadian.

Lebih mengejutkan lagi, pengemudi mobil yang merupakan seorang pria diduga berada di bawah pengaruh alkohol saat kejadian berlangsung.

Warga yang geram langsung mengamankan pelaku di lokasi sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.

“Dia mengaku sopir, katanya bertiga di dalam mobil, tapi yang lain tidak terlihat. Mungkin sudah melarikan diri,” tambah Eri.

BACA JUGA:  Kundur Sapu Bersih Gelar Juara Festival Lampu Hias 2026

Korban dalam insiden maut tersebut merupakan satu keluarga, suami, istri dan dua anak yang masih kecil.

Bahkan, sang istri dikabarkan tengah hamil 4 bulan, membuat peristiwa ini semakin menyayat hati.

Keempat korban langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil pick up oleh warga sekitar yang sigap memberikan pertolongan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, namun belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan yang menghebohkan masyarakat Bumi Berazam tersebut.

BACA JUGA:  Tak Hanya Bergantung Beras, Masyarakat Karimun Didorong Olah Pertanian untuk Ketahanan Pangan

Peristiwa nahas tersebut menjadi perbincangan hangat dan viral di tengah masyarakat, memicu kemarahan publik serta kekhawatiran akan keselamatan di ruang publik, khususnya di area olahraga yang seharusnya aman bagi warga.

Penulis: Izar
Edit: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PT KHS Pastikan Pengelolaan Limbah B3 di Karimun Berjalan Sesuai Regulasi Lingkungan
7 Tahun Numpang Gratis, Pemkab Karimun Belum Bisa Tagih PAD PT Saipem
Alasan Kesehatan, Abdul Rahman Mundur dari Dirut BPR Tuah Karimun
Dicibir Beli Mobil Dinas Rp1,9 Miliar, Berikut Penjelasan Bupati Karimun
PT Timah Bantu Pengobatan Bayi Penderita Hirschsprung di Karimun, Ringankan Keluarga Tidak Mampu
SMPN 2 Karimun Raih Juara Umum Scout Day, Ukir Prestasi Perdana di Tingkat Penggalang
PT Timah Renovasi Gedung Serbaguna di Kundur Barat, Tingkatkan Kenyamanan Aktivitas Masyarakat
PT Timah Peduli: Bantuan Kursi Roda untuk Warga Teluk Radang, Dukung Mobilitas dan Kemandirian Sehari-hari
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:38 WIB

PT KHS Pastikan Pengelolaan Limbah B3 di Karimun Berjalan Sesuai Regulasi Lingkungan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:11 WIB

7 Tahun Numpang Gratis, Pemkab Karimun Belum Bisa Tagih PAD PT Saipem

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:00 WIB

Alasan Kesehatan, Abdul Rahman Mundur dari Dirut BPR Tuah Karimun

Minggu, 10 Mei 2026 - 02:52 WIB

PT Timah Bantu Pengobatan Bayi Penderita Hirschsprung di Karimun, Ringankan Keluarga Tidak Mampu

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

SMPN 2 Karimun Raih Juara Umum Scout Day, Ukir Prestasi Perdana di Tingkat Penggalang

Berita Terbaru