KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – PT Timah (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan keluarga melalui kolaborasi bersama BKKBN Provinsi Kepulauan Riau.
Keduanya menghadirkan layanan konseling bagi orang tua dan anak di TPA Darul Mukmin, Kabupaten Karimun, pada tanggal 4 hingga 5 April 2026.
“Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA),” terang Departement Head Corporate Communication PT Timah (Persero) Tbk, Anggi Siahaan, Selasa (7/4/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Inisiatif BKKBN yang bertujuan meningkatkan kualitas pengasuhan anak sejak usia dini melalui pendampingan berkelanjutan,” tambah Anggi.
TPA Darul Mukmin kata Anggi, menjadi salah satu lokasi prioritas program TAMASYA di Karimun yang mendapatkan pendampingan intensif.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat memperoleh layanan konsultasi langsung bersama psikolog profesional Sri Dewi Amalia.
“Layanan ini membantu orang tua memahami berbagai aspek penting, mulai dari pola asuh, tumbuh kembang anak, hingga kesehatan mental keluarga,” katanya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Rohina, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan anak secara optimal.
Menurutnya, program seperti TAMASYA menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi keluarga menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Kami mengingatkan bahwa anak usia 0–6 tahun berada dalam fase “golden age” yang sangat menentukan perkembangan masa depan,” ujar Rohina.
Menurutnya, pada periode ini, perhatian terhadap gizi, stimulasi, dan pola asuh sangat penting, termasuk upaya pencegahan stunting yang berisiko tinggi terutama pada usia 0–2 tahun.
“BKKBN Kepulauan Riau turut mengapresiasi peran aktif PT Timah dalam mendukung pelaksanaan program tersebut,” ujarnya.
Ia menyebut, kolaborasi ini dinilai sebagai contoh sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga dan generasi masa depan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengasuhan yang tepat dan akses terhadap layanan konseling, sehingga mampu menciptakan keluarga yang sehat, harmonis dan berkualitas,” pungkasnya.
Penulis: Izar
Editor: Lana












Komentar