Modus Mabar Free Fire Berujung Petaka, Remaja di Karimun Jadi Korban Predator

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Karimun, Yunita Stevani, aaat menggelar konferensi pers kasus predator anak.(Foto: Izar)

Kapolres Karimun, Yunita Stevani, aaat menggelar konferensi pers kasus predator anak.(Foto: Izar)

KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Seorang remaja laki-laki di bawah umur menjadi korban kejahatan predator yang memanfaatkan kedekatan melalui game online.

Pelaku berinisial TAS (22) diduga melancarkan aksinya dengan modus ajakan main bareng (mabar) game Free Fire.

Keduanya awalnya berkenalan melalui grup WhatsApp komunitas gamer bernama The Boys Vtus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Karimun, Yunita Stevani, mengungkapkan, pelaku secara perlahan membangun komunikasi intens dengan korban (13) melalui pesan pribadi setelah sering bermain bersama.

BACA JUGA:  Pemkab Karimun Siapkan Shalat Istisqa dan Langkah Antisipasi Dampak El Nino

“Pelaku kemudian mengajak korban bertemu langsung di sebuah hotel di wilayah Karimun pada 16 April 2026,” jelas Kapolres saat menggelar konferensi pers, Selasa, 21 April 2026.

Tak hanya itu, kata Kapolres, korban juga dijanjikan uang sebesar Rp100 ribu agar mau mengikuti permintaan pelaku.

“Kasus ini terbongkar setelah keluarga korban mulai curiga dengan perubahan sikap korban yang mendadak menjadi lebih tertutup,” ungkap Kapolres.

“Kecurigaan tersebut terbukti saat sang kakak menemukan rekaman kejadian di ponsel korban,” tambah Kapolres.

BACA JUGA:  Pekerja Asal Bogor Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel Karimun

Laporan selanjutnya ditindaklanjuti pihak kepolisian. Bergerak cepat, tim Satreskrim berhasil mengamankan pelaku di kamar hotel hanya sehari setelah kejadian.

“Atas perbuatannya, pelaku kini dijerat dengan Pasal 415 huruf B UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” ujar Kapolres.

Kapolres mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas anak di dunia digital.

Kasus ini menjadi pengingat keras akan bahaya interaksi bebas di dunia maya tanpa pengawasan.

“Waspadai perubahan sikap anak yang tiba-tiba berubah, periksa sumber uang atau barang yang dimiliki anak serta selalu mengingatkan anak untuk tidak bertemu orang asing dari dunia online,” tandasnya.

BACA JUGA:  Rugi Ratusan Juta, DPRD Karimun Desak Pemkab Copot Pihak Ketiga

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KPA Gelar Agrarian Reform Media Awards 2026, Dorong Isu Agraria
Perkuat Identitas Daerah, Disdikbud Karimun Integrasikan Budaya Melayu ke Kurikulum Sekolah
Transformasi BPR Tuah Karimun, Aset Rp48 Miliar dan Laba Naik 200 Persen
Pengemudi Ojol Perempuan di Karimun Diduga Dianiaya Adik Kandung, Polisi Tetapkan Tersangka
DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis
Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas
Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat
DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:34 WIB

KPA Gelar Agrarian Reform Media Awards 2026, Dorong Isu Agraria

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Perkuat Identitas Daerah, Disdikbud Karimun Integrasikan Budaya Melayu ke Kurikulum Sekolah

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Transformasi BPR Tuah Karimun, Aset Rp48 Miliar dan Laba Naik 200 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Pengemudi Ojol Perempuan di Karimun Diduga Dianiaya Adik Kandung, Polisi Tetapkan Tersangka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:15 WIB

DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis

Berita Terbaru

Sebagai bentuk apresiasi bagi insan pers yang konsisten menyuarakan isu pertanahan, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) kembali menggelar Agrarian Reform Media Awards (ARMA) 2026. Ajang ini menjadi bagian dari Musyawarah Nasional IX KPA sekaligus peringatan Hari Tani Nasional 2026 untuk mendorong lahirnya karya jurnalistik yang independen dan berpihak pada rakyat.(Foto: Istimewa)

Berita Utama

KPA Gelar Agrarian Reform Media Awards 2026, Dorong Isu Agraria

Selasa, 4 Agu 2026 - 10:34 WIB