Pasokan Beras MBG Karimun Terancam, Bulog Akui Transportasi Laut Jadi Batu Sandungan

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Distribusi beras premium milik Perum Bulog hingga kini belum berjalan optimal akibat kendala transportasi laut.(Foto: Izar)

Distribusi beras premium milik Perum Bulog hingga kini belum berjalan optimal akibat kendala transportasi laut.(Foto: Izar)

KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Program prioritas nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karimun menghadapi tantangan serius.

Distribusi beras premium milik Perum Bulog hingga kini belum berjalan optimal akibat kendala transportasi laut.

Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Guido XL Pereira, mengungkapkan, kapal kargo pengangkut beras premium mengalami kesulitan sandar dan melakukan bongkar muat di pelabuhan Karimun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kendalanya masih pada transportasi laut. Kapal kargo belum bisa optimal bersandar di Karimun,” ujar Guido, Rabu, (28/1/2026).

BACA JUGA:  7 Tahun Numpang Gratis, Pemkab Karimun Belum Bisa Tagih PAD PT Saipem

“Untuk mengatasi persoalan tersebut, Bulog kini tengah menyiapkan skema pasok alternatif, dengan mendatangkan beras premium dari Jawa Timur dan Makassar, masing-masing bermerek Setra Ramos dan Puni Kawan,” tambah Guido.

Meski Bulog telah menjalin kerja sama resmi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait penyediaan beras premium untuk MBG, Guido mengakui distribusi khusus ke Karimun masih dalam tahap pencarian solusi.

Bulog sendiri telah menyiapkan skema kemasan, yakni kemasan 5 kilogram untuk program Jaringan Pangan Murah (JPN) dan kemasan 25 kilogram khusus mendukung kebutuhan MBG.

BACA JUGA:  Pasar Sore Puan Karimun Segera Direlokasi ke Blok D untuk Atasi Kemacetan

“Kami berkomitmen memenuhi kebutuhan beras premium, baik untuk masyarakat umum maupun untuk kelancaran program MBG di Karimun,” tegas Guido.

Di sisi lain, Koordinator Wilayah BGN Karimun, Anas Fitrawanda menyebut, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis lanjutan dari BGN pusat terkait mekanisme penyaluran beras Bulog untuk MBG.

“Saat ini Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Karimun masih mengadakan beras secara mandiri, dengan tetap mengutamakan beras produksi dalam negeri,” jelas Anas.

Menurutnya, hambatan distribusi ini menjadi perhatian serius lantaran MBG menyasar anak-anak dan kelompok rentan, serta menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam peningkatan gizi nasional.

BACA JUGA:  Momen Hangatnya Buka Puasa Rutan Karimun, Leburkan Jarak Antara Petugas dan WBP

“Kami berharap solusi transportasi dan distribusi segera ditemukan agar pelaksanaan MBG di Karimun dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas
Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat
DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan
Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut
PLN Karimun Jelaskan Penyebab Blackout, Pemulihan Listrik Dilakukan Bertahap
Karimun Bangun Jalan Penghubung Jembatan Sanur-Bandara RHA Senilai Rp9,5 Miliar
Menolak Lilin Ulang Tahun, Memilih Dapur Rakyat Karimun, Sisi Bersahaja Iskandarsyah di Usia 54
PT Timah Restocking 5.600 Kepiting Bakau di Karimun, Jaga Ekosistem
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:48 WIB

Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:34 WIB

DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:09 WIB

Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:51 WIB

PLN Karimun Jelaskan Penyebab Blackout, Pemulihan Listrik Dilakukan Bertahap

Berita Terbaru