Karimun Rayakan Hari Jadi ke-198: Menguatkan Sejarah, Budaya, dan Semangat Kebersamaan

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Karimun memperingati hari jadinya yang ke-198 pada 1 Mei 2026. Dirayakan secara sederhana, makna yang terkandung di dalamnya tetap penting, terutama sebagai sarana edukasi bagi masyarakat tentang sejarah, budaya, dan identitas daerah.(Foto: Izar)

Kabupaten Karimun memperingati hari jadinya yang ke-198 pada 1 Mei 2026. Dirayakan secara sederhana, makna yang terkandung di dalamnya tetap penting, terutama sebagai sarana edukasi bagi masyarakat tentang sejarah, budaya, dan identitas daerah.(Foto: Izar)

KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Kabupaten Karimun kembali memperingati hari jadinya yang ke-198 pada 1 Mei 2026.

Meski tahun ini perayaan dilaksanakan secara sederhana, makna yang terkandung di dalamnya tetap penting, terutama sebagai sarana edukasi bagi masyarakat tentang sejarah, budaya, dan identitas daerah.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, menegaskan, hari jadi daerah bukan sekadar acara seremonial. Peringatan ini menjadi momen refleksi untuk memperkuat jati diri masyarakat Karimun, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya Melayu yang telah diwariskan secara turun-temurun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari jadi Kabupaten Karimun, memiliki nilai edukatif yang tinggi karena mengingatkan masyarakat pada sejarah terbentuknya daerah sekaligus menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap daerah,” terang Bupati.

BACA JUGA:  7 Tahun Numpang Gratis, Pemkab Karimun Belum Bisa Tagih PAD PT Saipem

Tidak hanya itu saja, menurut Bupati, mampu mendorong pelestarian budaya local dan mempererat kebersamaan antarwarga. Dalam konteks Karimun, peringatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan tradisi Melayu kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

“Pemerintah Kabupaten Karimun tetap menggelar beberapa kegiatan utama yang sarat nilai budaya dan spiritual, di antaranya syukuran dan doa bersama sebagai bentuk rasa Syukur serta ziarah ke makam leluhur di Masjid Al-Mubarak untuk mengenang jasa pendahulu,” katanya.

Selain itu, kata Bupati, masyarakat juga didorong untuk berpartisipasi aktif dengan mengadakan kegiatan mandiri yang relevan, seperti pertunjukan seni, diskusi sejarah lokal, atau kegiatan sosial.

BACA JUGA:  Tak Terbukti Menipu, Tanjung Bakal Seret Balik Aktor Intelektual di Karimun

“Masyarakat juga didorong untuk berpartisipasi aktif dengan mengadakan kegiatan mandiri yang relevan, seperti pertunjukan seni, diskusi sejarah lokal, atau kegiatan sosial,” tutur Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karimun, Grendy Regel Tuerah, mengungkapkan, pihaknya akan terus mensosialisasikan pentingnya Hari Jadi Karimun melalui sekolah dan masyarakat.

“Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengedarkan surat imbauan agar masyarakat memperingati hari tersebut, termasuk mengenakan pakaian tradisional Melayu seperti baju kurung,” ungkapnya.

Langkah ini kata Grendy bertujuan untuk menanamkan kesadaran budaya sejak dini sekaligus memperkuat identitas lokal di tengah arus globalisasi. Walaupun peringatan tahun ini berlangsung tanpa kemeriahan besar karena keterbatasan anggaran dan persiapan, esensi dari Hari Jadi Karimun tetap terjaga.

BACA JUGA:  Solusi Macetnya Jalur Zonasi, DPRD Karimun Desak Pemkab Segera Hibahkan Lahan SMA Baru

“Justru, kesederhanaan ini dapat menjadi pengingat bahwa nilai utama dari perayaan adalah kebersamaan, penghormatan terhadap sejarah, dan komitmen menjaga budaya. Dengan memahami makna di balik peringatan ini, masyarakat tidak hanya merayakan, tetapi juga belajar dan mengambil peran dalam melestarikan warisan daerah untuk generasi mendatang,” tandasnya.

Penulis: Izar

Editor: Lana

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis
Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas
Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat
DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan
Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut
PLN Karimun Jelaskan Penyebab Blackout, Pemulihan Listrik Dilakukan Bertahap
Karimun Bangun Jalan Penghubung Jembatan Sanur-Bandara RHA Senilai Rp9,5 Miliar
Menolak Lilin Ulang Tahun, Memilih Dapur Rakyat Karimun, Sisi Bersahaja Iskandarsyah di Usia 54
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:15 WIB

DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:48 WIB

Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:34 WIB

DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:09 WIB

Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut

Berita Terbaru