Evaluasi Mudik 2026, Penumpang di Karimun Tembus 300 Ribu, Fasilitas Pelabuhan Jadi Sorotan

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, melaksanakan rapat evaluasi kegiatan angkutan laut selama Lebaran 2026 di Kabupaten Karimun, mulai dari 13 Maret hingga 30 Maret 2026.(Foto: Izar)

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, melaksanakan rapat evaluasi kegiatan angkutan laut selama Lebaran 2026 di Kabupaten Karimun, mulai dari 13 Maret hingga 30 Maret 2026.(Foto: Izar)

KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Lonjakan signifikan jumlah penumpang selama masa angkutan Lebaran 2026, menjadi sinyal penting bagi otoritas pelabuhan di Kabupaten Karimun untuk segera membenahi infrastruktur.

Berdasarkan data evaluasi Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun, total pergerakan penumpang mencapai angka fantastis, yakni 306.343 orang.

Data ini dihimpun selama periode operasional Posko Angkutan Lebaran, mulai dari 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Capt Supendi, menjelaskan bahwa, lonjakan penumpang tersebut memaksa pihak otoritas melakukan penyesuaian besar-besaran di lapangan.

BACA JUGA:  Sambut 1 Muharam 1448 Hijriah, PT Timah Dukung Pawai Obor dan Khataman Massal di Kundur Barat

“Total penumpang naik dan turun mencapai 306.343 orang. Puncak arus mudik (H-3) tembus 17.390 orang penumpang,” terang Supendi, Sabtu, 11 April 2026.

Sementara kata Supendi, puncak arus balik (H+3) mencapai 25.306 orang penumpang, untuk tambahan perjalanan 255 extra trip.

“Meski telah disediakan 255 perjalanan tambahan, pelaksanaannya di lapangan tidak tanpa kendala,” katanya.

Meskipun demikian, pihaknya mengakui, masih adanya hambatan. Salah satu hambatan utama adalah biaya operasional. Kapal tambahan baru bisa diberangkatkan jika memenuhi kuota minimal sekitar 50 orang penumpang.

“Hal ini sering kali menyebabkan penumpukan di ruang tunggu karena penumpang harus menunggu jadwal keberangkatan yang lebih lama demi efisiensi biaya operator,” ucap Supendi.

BACA JUGA:  Ibu dan Dua Balita di Karimun Tewas Terjebak Kebakaran Ruko

Fasilitas pelabuhan masuk lampu kuning

Meskipun secara keseluruhan arus mudik berjalan aman dan lancar, lonjakan penumpang ini mengungkap keterbatasan fasilitas pelabuhan yang ada saat ini.

KSOP memberikan catatan khusus (lampu kuning) terhadap kenyamanan fasilitas bagi para pemudik.

“Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, akan dilakukan pemasangan kanopi permanen agar penumpang tidak terpapar panas matahari atau hujan saat mengantre,” tutur Supendi.

Sementara itu, kata Supendi, Pelabuhan Domestik Karimun akan ada penambahan unit pendingin ruangan (AC) di ruang tunggu untuk mengatasi suhu panas saat terjadi kepadatan penumpang.

BACA JUGA:  Taksi Daring Grab Masuk Karimun, Resmi Beroperasi Permudah Mobilitas

“Peningkatan standar pelayanan tidak hanya berpusat di Pulau Karimun, tetapi juga menyasar pelabuhan-pelabuhan di wilayah pulau sekitarnya,” tutur Supendi.

Menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut, KSOP berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dengan stakeholder terkait, termasuk Pelindo, Dinas Perhubungan dan Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

“Evaluasi ini merupakan dasar perbaikan kita. Kami ingin memastikan pelayanan transportasi laut di Karimun semakin optimal, terutama saat menghadapi peak season (musim puncak), seperti musim mudik di masa depan,” tandasnya.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KPA Gelar Agrarian Reform Media Awards 2026, Dorong Isu Agraria
Perkuat Identitas Daerah, Disdikbud Karimun Integrasikan Budaya Melayu ke Kurikulum Sekolah
Transformasi BPR Tuah Karimun, Aset Rp48 Miliar dan Laba Naik 200 Persen
Pengemudi Ojol Perempuan di Karimun Diduga Dianiaya Adik Kandung, Polisi Tetapkan Tersangka
DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis
Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas
Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat
DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:34 WIB

KPA Gelar Agrarian Reform Media Awards 2026, Dorong Isu Agraria

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Perkuat Identitas Daerah, Disdikbud Karimun Integrasikan Budaya Melayu ke Kurikulum Sekolah

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Transformasi BPR Tuah Karimun, Aset Rp48 Miliar dan Laba Naik 200 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Pengemudi Ojol Perempuan di Karimun Diduga Dianiaya Adik Kandung, Polisi Tetapkan Tersangka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:15 WIB

DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis

Berita Terbaru

Sebagai bentuk apresiasi bagi insan pers yang konsisten menyuarakan isu pertanahan, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) kembali menggelar Agrarian Reform Media Awards (ARMA) 2026. Ajang ini menjadi bagian dari Musyawarah Nasional IX KPA sekaligus peringatan Hari Tani Nasional 2026 untuk mendorong lahirnya karya jurnalistik yang independen dan berpihak pada rakyat.(Foto: Istimewa)

Berita Utama

KPA Gelar Agrarian Reform Media Awards 2026, Dorong Isu Agraria

Selasa, 4 Agu 2026 - 10:34 WIB