Bernilai Ratusan Juta, Mobil Dinas Pejabat Karimun Berakhir jadi Sampah Besi

- Penulis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Karimun akan melelang 50 unit kendaraan, termasuk 31 unit mobil dinas sedan, SUV, hingga minibus dan 1 unit alat berat, yang kini dikumpulkan di Kantor DPRD Karimun.(Foto: Izar)

Pemkab Karimun akan melelang 50 unit kendaraan, termasuk 31 unit mobil dinas sedan, SUV, hingga minibus dan 1 unit alat berat, yang kini dikumpulkan di Kantor DPRD Karimun.(Foto: Izar)

KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Sebuah skandal manajemen aset yang menyayat hati dan menguras dompet rakyat terkuak di Kabupaten Karimun.

Mobil dinas yang seharusnya menjadi penunjang kinerja pejabat dalam melayani publik. Namun, apa yang terjadi di Kabupaten Karimun sungguh di luar nalar.

Puluhan bangkai mobil dinas mewah para pejabat kini teronggok tak berdaya, menunggu giliran dijual sebagai rongsokan besi tua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Totalnya ada 50 unit kendaraan, termasuk 31 unit mobil dinas sedan, SUV, hingga minibus dan 1 unit alat berat, yang kini dikumpulkan di Kantor DPRD Karimun,” terang Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, Jum’at (5/12/2025).

BACA JUGA:  Wujud Dukungan Ekonomi Masyarakat: PT Timah Tbk Luncurkan Kantor Koperasi Binaan

Ia menyebut, nilai tumpukan sampah sisa kejayaan para birokrat ini ditaksir hanya mencapai angka Rp 107 juta.

“Puluhan unit kendaraan tersebut akan dilelang dan kondisi kendaraannya dalam keadaan rusak parah,” ujar Rocky, seolah mengonfirmasi betapa bobroknya manajemen aset daerah selama ini. Kendaraan yang sudah dipakai sejak tahun 2000-an ini kini harus dilelang.

Pemkab Karimun kini berencana melelang 50 bangkai ini secara umum, menunggu jadwal yang ditetapkan oleh KPKNL Batam.

“Masih menunggu jadwal yang ditetapkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Batam,” tandasnya.

BACA JUGA:  Gas Elpiji 3 Kg Diisukan Langka, Diskopdag Karimun Buka Fakta Sebenarnya

Lelang Rp 107 juta ini adalah akhir yang tragis dari manajemen aset daerah. Ini adalah pukulan telak bagi kepercayaan publik terhadap penggunaan uang rakyat.

Ini bukan hanya sekadar berita lelang besi tua, melainkan monumen kegagalan dan bukti nyata kelalaian yang telah merugikan keuangan daerah.

Ke mana perginya biaya perawatan dan pemeliharaan rutin yang selalu dikucurkan dari APBD selama ini.

Apakah anggaran yang selalu dikucurkan itu hanya menjadi ‘lubang hitam’ yang tak pernah menutup dan hanya menguntungkan segelintir pihak.(Izar)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Pelestarian Pesisir
PT Timah Bantu Fasilitas Surau Nurul Yaqin di Tanjung Batu, Jemaah Lebih Nyaman Beribadah
460 Pemancing Ramaikan Lomba Mancing #2 Pantai Pongkar, Peserta Datang dari Malaysia
Pemkab Karimun Fasilitasi Lahan Pos Bapas Demi Dekatkan Layanan Hukum
Panen 5.000 Batang, Nanas Hasil Tani Kundur Mulai Penuhi Pasar Batam
Gojek Karimun Dorong Digitalisasi UMKM dan Pengembangan Potensi Daerah
Dorong Ekonomi, Pemkab Karimun Usul Suntik Modal Rp12,5 Miliar ke BPR Tuah
Bupati Karimun Usulkan Perda Perumda BBJ Diubah, 3 Sektor Usaha Baru Disiapkan
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:14 WIB

PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Pelestarian Pesisir

Jumat, 25 September 2026 - 18:39 WIB

PT Timah Bantu Fasilitas Surau Nurul Yaqin di Tanjung Batu, Jemaah Lebih Nyaman Beribadah

Kamis, 24 September 2026 - 11:01 WIB

460 Pemancing Ramaikan Lomba Mancing #2 Pantai Pongkar, Peserta Datang dari Malaysia

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIB

Pemkab Karimun Fasilitasi Lahan Pos Bapas Demi Dekatkan Layanan Hukum

Selasa, 22 September 2026 - 15:48 WIB

Panen 5.000 Batang, Nanas Hasil Tani Kundur Mulai Penuhi Pasar Batam

Berita Terbaru