KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Komitmen PT Timah Tbk dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui langkah nyata di sektor pertanian.
Perusahaan pelat merah ini memberikan bantuan sarana pertanian kepada Kelompok Tani Mitra Mandiri di Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Bantuan berupa mini kultivator tersebut menjadi angin segar bagi para petani yang selama ini mengolah lahan secara manual.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran alat ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja petani, mempercepat proses tanam sekaligus mendorong produktivitas hasil pertanian.
Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan bahwa, dukungan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat di wilayah operasional, khususnya sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan.
“Mini kultivator ini kami harapkan dapat membantu petani dalam mengolah lahan dengan lebih efisien, sehingga proses tanam berbagai komoditas pangan menjadi lebih cepat dan optimal,” ujar Anggi, Senin, 5 Januari 2026.
Melalui program ini, pihaknya berharap agar terus dapat berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan lokal serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“Membuktikan bahwa kolaborasi dan kepedulian mampu menghadirkan harapan nyata bagi petani di daerah,” imbuhnya.
Dampak positif bantuan tersebut dirasakan langsung oleh para petani. Ketua Kelompok Tani Mitra Mandiri, Muhammad Azhar, mengungkapkan, selama ini anggota kelompok harus mengandalkan cangkul untuk mengolah lahan, yang memakan waktu dan tenaga cukup besar.
“Biasanya kami mengolah tanah secara manual, itu melelahkan dan hasilnya kurang maksimal. Dengan mini kultivator ini, pekerjaan jadi jauh lebih ringan, cepat dan hasil pengolahan tanah lebih baik,” ungkap Azhar.
Alat pertanian tersebut kata Azhar digunakan untuk mengolah lahan hortikultura yang ditanami berbagai komoditas pangan seperti jagung, ubi jalar dan sayur-mayur, yang hasilnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga anggota kelompok serta masyarakat sekitar.
“Kalau sebelumnya meratakan lahan bisa memakan waktu cukup lama, sekarang Insya Allah satu hingga dua hari sudah bisa selesai untuk sekitar 20 batas. Ini sangat meningkatkan produktivitas kami,” tambahnya.
Kelompok Tani Mitra Mandiri yang beranggotakan 10 orang ini menjalankan aktivitas pertanian secara gotong royong.
Selain digunakan bersama, mini kultivator tersebut juga dapat disewakan untuk menambah kas kelompok dan biaya perawatan alat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
“Tujuan kami bukan hanya untuk kelompok, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar. Pertanian ini menjadi sumber pangan sekaligus penguatan ekonomi,” jelas Azhar.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan, pemerintah desa dan masyarakat dalam mendorong keberlanjutan sektor pertanian.
Sebelumnya, kelompok tani ini juga sempat menerima bantuan pupuk dari pemerintah desa.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan PT Timah Tbk. Ini bantuan alat pertanian pertama yang kami terima dan dampaknya sangat besar. Semoga ke depan dukungan seperti ini terus berlanjut,” tutupnya.
Penulis: Izar
Editor: Lana












Komentar