KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Klenteng Ngo Hu Niu Niu di Kabupaten Karimun tidak hanya diisi dengan kegiatan hiburan.
Momentum tahunan tersebut juga dimaknai dengan berbagai aksi sosial sebagai bentuk kepedulian dan upaya mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
Anggota DPRD Karimun, Muhammad Firdaus, mengapresiasi rangkaian kegiatan yang digelar Yayasan Dewi Sakti Semesta, dalam perayaan HUT Klenteng Ngo Hu Niu Niu tahun 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apresiasi tersebut disampaikan Firdaus saat memberikan sambutan pada pembukaan rangkaian perayaan HUT klenteng, Kamis (1/10/2026).
Menurut Firdaus, kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun menunjukkan kepedulian pengurus Yayasan Dewi Sakti Semesta terhadap masyarakat.
“Kegiatan tersebut dinilai menjadi ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan tanpa membedakan latar belakang suku, adat, ras maupun agama,” ujar Firdaus.
“Kami memberikan apresiasi kepada pengurus Yayasan Dewi Sakti Semesta. Kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian kepada sesama,” tambah Firdaus.
Ia menilai, menjaga persatuan dan kebersamaan merupakan hal penting, terlebih Karimun merupakan daerah yang dihuni masyarakat dengan latar belakang yang beragam.
Firdaus pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan hidup berdampingan dalam suasana penuh toleransi.
“Persatuan dan kesatuan harus senantiasa kita jaga. Saya berharap seluruh masyarakat senantiasa menjaga hidup akur dalam keberagaman ini,” sebut Firdaus.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan Dewi Sakti Semesta, Wenjie Chue, mengungkapkan, perayaan tahun ini kembali menghadirkan sejumlah agenda sosial, budaya dan hiburan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Perayaan HUT Klenteng Ngo Hu Niu Niu tahun 2026 kata dia, dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Oktober 2026.
“Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan adalah pembagian sembako gratis bagi masyarakat kurang mampu,” katanya.
Selain itu, kata Wenjie, panitia juga menyediakan jajanan gratis untuk masyarakat serta stand gratis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ingin berjualan di sekitar kawasan klenteng.
“Tidak hanya kegiatan sosial, masyarakat juga dapat menikmati berbagai pertunjukan seni dan budaya, di antaranya penampilan barongsai, musik serta sejumlah hiburan lainnya,” pungkasnya.
Wenjie menyebut, rangkaian kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk memeriahkan HUT klenteng, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan ikut berpartisipasi dalam perayaan HUT Ngo Hu Niu Niu tahun 2026,” sebut Wenjie.
Bagi ia, kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan ulang tahun, tetapi juga menjadi momentum untuk berbagi, mempererat kebersamaan.
“Sekaligus menjaga hubungan baik dengan seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, agama maupun golongan,” ucap Wenjie.
Ia berharap, seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari dapat berlangsung aman dan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian seperti ini dapat terus kami jaga dan laksanakan di tahun-tahun berikutnya,” tutupnya.
Penulis: Izar
Editor: Lana














Komentar