KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Tim gabungan TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan aksi penyelundupan narkotika internasional di perairan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang nahkoda lansia berinisial AK (67) yang membawa sabu dan ekstasi dari Malaysia menuju Indonesia.
Dankodaeral IV, Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, menyatakan, operasi ini melibatkan Tim Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tanjungbalai Karimun dan personel Satgas Kodaeral IV.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Petugas mendapat informasi dari masyarakat mengenai rencana penyelundupan narkotika melalui jalur laut,” ujar Berkat, Jum’at (12/6/2026).
Selanjutnya kata Berkat, Tim gabungan melakukan penyekatan di sekitar Perairan Timur Laut Pulau Takong Iyu Kecil.
“Pukul 11.30 WIB, petugas mendeteksi satu unit speedboat fiber bermesin 40 PK yang melaju kencang dari arah Johor Bahru, Malaysia,” katanya.
“Petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan kapal tersebut,” tambah Berkat.
Saat diperiksa, tersangka AK diketahui mengelabui petugas dengan memiliki dua identitas resmi, yakni berkewarganegaraan Indonesia dan Malaysia.
“Petugas yang curiga kemudian menggeledah kapal secara mendalam dan menemukan barang bukti yang disembunyikan di dalam sekat sebuah termos berwarna biru,” ungkapnya.
Dari hasil pemeriksaan petugas, didapatkan 1.084 gram narkotika jenis sabu yang dikemas plastik bening dan 582 butir pil ekstasi jenis hellcat, 1 unit speedboat fiber 40 PK.
“Tersangka beserta seluruh barang bukti kini telah diserahkan kepada Polres Karimun untuk proses penyidikan lebih lanjut,” imbuhnya.
Atas aksi nekatnya, kakek berusia 67 tahun ini terancam hukuman berat berdasarkan undang-undang narkotika, dengan ancaman maksimal pidana penjara seumur hidup hingga hukuman mati.
Berkat Widjanarko pada kesempatan tersebut menegaskan, keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut dan mendukung program pemerintah memberantas narkoba.
Ia juga mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada mengingat wilayah perairan sangat rawan menjadi jalur penyelundupan.
“Warga diminta segera melaporkan ke pihak berwajib jika melihat aktivitas mencurigakan di laut demi memutus mata rantai peredaran narkoba,” tutupnya.
Penulis: Izar
Editor: Lana













Komentar