Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 00:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelajar di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, terancam terhenti selama satu hingga tiga hari ke depan akibat keterlambatan pencairan dana operasional dari pusat ke rekening Virtual Account (VA) sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).(Foto: Ilustrasi)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelajar di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, terancam terhenti selama satu hingga tiga hari ke depan akibat keterlambatan pencairan dana operasional dari pusat ke rekening Virtual Account (VA) sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).(Foto: Ilustrasi)

KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelajar di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, tengah menghadapi kendala.

Penyaluran makanan bergizi terancam terhenti selama satu hingga tiga hari ke depan akibat keterlambatan pencairan dana operasional dari pusat ke rekening Virtual Account (VA) sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Karimun, Anas Fitrawanda, mengonfirmasi bahwa, pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pusat telah mengabarkan adanya keterlambatan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Meski demikian, penyebab pasti tersendatnya aliran dana tersebut masih belum diketahui,” terang Fitrawanda, Minggu (7/6/2026).

BACA JUGA:  Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Karimun Panen 65 Kilogram Lele Hasil Budidaya WB

Dana operasional yang belum cair ini kata Fitrawanda, berdampak langsung pada kesiapan dapur produksi.

“Berdasarkan data sementara dari BGN Karimun, terdapat 8 SPPG yang saat ini belum menerima anggaran,” sebut Fitrawanda.

Kedelapan SPPG tersebut diantaranya, Kecamatan Karimun 2 SPPG, Kecamatan Tebing 3 SPPG dan Kecamatan Meral 3 SPPG.

BGN Karimun sendiri kata Fitrawanda, saat ini masih terus melakukan pendataan dan verifikasi faktual di lapangan untuk memastikan jumlah pasti SPPG serta sekolah-sekolah yang akan terdampak penundaan distribusi makanan.

BACA JUGA:  Karimun Sabet Penghargaan BRIN, Resmi Jadi Daerah Berdaya Saing Nasional

“Sistem operasional program MBG sangat bergantung pada ketersediaan dana di rekening VA masing-masing satuan pelayanan,” jelas Fitrawanda.

Fitrawanda menjelaskan, seluruh rantai produksi akan lumpuh jika dana belum masuk, karena anggaran tersebut digunakan secara harian untuk pengadaan bahan makanan segar dari pemasok lokal.

Proses produksi biaya memasak dan operasional dapur, logistik dan distribusi makanan langsung ke sekolah-sekolah tujuan.

“SPPG hanya dapat melanjutkan kegiatan penyaluran setelah dana tersedia di rekening. Jika keterlambatan berlanjut, distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah yang dilayani SPPG terdampak kemungkinan akan mengalami penundaan,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Program MBG Ramadan di Karimun, Gandeng UMKM dan Sesuaikan Menu

Mengingat MBG merupakan program prioritas nasional yang krusial untuk meningkatkan kualitas gizi, tumbuh kembang, dan konsentrasi belajar siswa, kelancaran pendanaan menjadi harga mati.

Pihak BGN Karimun berharap berkoordinasi intensif dengan pemerintah pusat agar kendala teknis pencairan ini bisa segera diselesaikan.

“Langkah cepat sangat dibutuhkan agar ribuan pelajar penerima manfaat di Karimun tidak kehilangan hak asupan gizi mereka dalam waktu yang lama dan program dapat kembali berjalan normal sesuai jadwal,” tandasnya.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PT Timah Antar Tim Futsal Putri SMAN 4 Kundur Meraih Juara 3 Kepri
PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Pelestarian Pesisir
PT Timah Bantu Fasilitas Surau Nurul Yaqin di Tanjung Batu, Jemaah Lebih Nyaman Beribadah
460 Pemancing Ramaikan Lomba Mancing #2 Pantai Pongkar, Peserta Datang dari Malaysia
Pemkab Karimun Fasilitasi Lahan Pos Bapas Demi Dekatkan Layanan Hukum
Panen 5.000 Batang, Nanas Hasil Tani Kundur Mulai Penuhi Pasar Batam
Gojek Karimun Dorong Digitalisasi UMKM dan Pengembangan Potensi Daerah
Dorong Ekonomi, Pemkab Karimun Usul Suntik Modal Rp12,5 Miliar ke BPR Tuah
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:58 WIB

PT Timah Antar Tim Futsal Putri SMAN 4 Kundur Meraih Juara 3 Kepri

Minggu, 27 September 2026 - 16:14 WIB

PT Timah Perkuat Pemberdayaan Nelayan, dari Bantuan Alat Tangkap hingga Pelestarian Pesisir

Jumat, 25 September 2026 - 18:39 WIB

PT Timah Bantu Fasilitas Surau Nurul Yaqin di Tanjung Batu, Jemaah Lebih Nyaman Beribadah

Kamis, 24 September 2026 - 11:01 WIB

460 Pemancing Ramaikan Lomba Mancing #2 Pantai Pongkar, Peserta Datang dari Malaysia

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIB

Pemkab Karimun Fasilitasi Lahan Pos Bapas Demi Dekatkan Layanan Hukum

Berita Terbaru