Perkuat Keamanan Perbatasan, Imigrasi Kepri dan ICA Singapura Mantapkan Kerja Sama Bilateral

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan kerja strategis ke Immigration and Checkpoints Authority (ICA) Singapura pada Jum’at (29/05/2026).(Foto: Izar)

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan kerja strategis ke Immigration and Checkpoints Authority (ICA) Singapura pada Jum’at (29/05/2026).(Foto: Izar)

SINGAPURA, KARIMUNESIA.co.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan kerja strategis ke Immigration and Checkpoints Authority (ICA) Singapura pada Jum’at (29/05/2026).

Langkah ini diambil untuk memperkuat koordinasi pengawasan perbatasan laut yang padat serta mengadopsi sistem pelayanan modern berstandar internasional.

Kunjungan dinas tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Guntur S. Hamonangan, didampingi oleh jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi se-Kepri serta Atase Imigrasi Singapura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri, Guntur S. Hamonangan, menyebut, dalam pertemuan dengan pejabat teras ICA Singapura termasuk Coastal Commander Domain Commander dan Director of Intelligence, ada tiga fokus utama yang disepakati.

BACA JUGA:  PBB Karimun Kritik Pemkab, Harga Sembako Melonjak, Kebijakan Nyata Tak Kunjung Terlihat

“Optimalisasi pengawasan perbatasan laut. Mengingat posisi geografis Kepri dan Singapura yang sangat dekat, mobilitas manusia dan barang sangat tinggi,” terang Guntur.

Selain itu juga, kata Guntur pengawasan di jalur laut super padat akan diperketat guna menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah.

“Studi banding sistem modern. Rombongan Imigrasi Kepri meninjau langsung Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Harbour Front Singapura untuk mempelajari mekanisme pemeriksaan keimigrasian modern milik ICA guna diadopsi di Indonesia,” ungkapnya.

Untuk mempererat hubungan antarpetugas di lapangan, ia berujar, kedua belah pihak merencanakan kegiatan olahraga persahabatan sebagai bentuk diplomasi kasual.

BACA JUGA:  PT Timah Dukung Festival Lampu Colok, Lestarikan Tradisi Ramadan di Karimun

“Hubungan baik dan koordinasi yang kuat antara Imigrasi Indonesia, khususnya Kepulauan Riau, dengan ICA Singapura menjadi faktor penting dalam mendukung keamanan wilayah perbatasan serta peningkatan kualitas pelayanan keimigrasian,” tutur Guntur.

Kerja sama bilateral yang semakin solid ini kata Guntur membawa dampak positif yang signifikan.

“Sehingga mampu meminimalisir celah penyelundupan, masuknya pelintas ilegal, serta potensi ancaman transnasional di wilayah perbatasan laut,” pungkasnya.

Tidak hanya itu saja, menurutnya mempercepat adopsi teknologi pelayanan publik modern di TPI Indonesia, sehingga proses pemeriksaan keimigrasian bagi warga negara Indonesia (WNI) maupun asing menjadi lebih cepat dan efisien.

BACA JUGA:  Dana Pendidikan Jadi ATM Pribadi, SMK Negeri Kundur Rugikan Negara Rp1,4 Miliar

“Menyelaraskan kebijakan imigrasi dengan fungsi diplomasi luar negeri, yang diperkuat lewat kunjungan penutup delegasi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura,” katanya.

Melalui kolaborasi intensif ini, diharapkan pengawasan lintas batas antara Indonesia dan Singapura menjadi lebih solid, sekaligus mendongkrak profesionalisme aparatur imigrasi Indonesia dalam memberikan pelayanan berstandar global.

“Melalui kerjasama bilateral ini, diharapkan pengawasan lintas batas antara Indonesia dan Singapura menjadi lebih solid, sekaligus mendongkrak profesionalisme aparatur imigrasi Indonesia dalam memberikan pelayanan berstandar global,” tandasnya.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PT Timah Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Bank Sampah Lanjut Berseri di Sawang Laut
36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali
Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana
Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga
Hendy Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Karimun, Fokus Hapus Stigma Negatif dan Bidik Porprov
Menanti 13 Tahun, BP Kawasan Karimun Tinggal Selangkah Lagi Menuju Kemandirian Lembaga
Bongkar Siasat Busuk Korupsi KPU Karimun, Negara Tekor Rp1,36 Miliar
Sengit, 36 Calon Penerima Beasiswa PT Timah Saling Sikut di Tes Kesehatan 3 Wilayah
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:52 WIB

PT Timah Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Bank Sampah Lanjut Berseri di Sawang Laut

Senin, 8 Juni 2026 - 22:57 WIB

36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali

Senin, 8 Juni 2026 - 00:33 WIB

Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:36 WIB

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WIB

Hendy Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Karimun, Fokus Hapus Stigma Negatif dan Bidik Porprov

Berita Terbaru

PT Timah Persero (Tbk), bidik tambang luar negeri, cadangan domestik diperkirakan bertahan 10 hingga 15 tahun.(Foto: Istimewa)

Berita Utama

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Jun 2026 - 23:36 WIB