KARIMUNESIA.co.id, KEPULAUAN MERANTI – Turnamen sepak bola Portesa Cup 2 tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pencinta olahraga di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
Kegiatan yang digelar di Lapangan Portesa, Desa Teluk Samak, Kecamatan Rangsang tersebut, menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, sekaligus menggerakkan perekonomian warga.
Portesa Cup 2 berlangsung sejak 8 Juli hingga 19 Agustus 2026 dan diikuti sebanyak 72 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti serta sejumlah daerah lainnya di Provinsi Riau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyelenggaraan turnamen tersebut mendapat dukungan dari PT Timah (Persero) Tbk, khususnya dalam membantu kebutuhan operasional kegiatan.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap pengembangan olahraga masyarakat sekaligus mendorong tersedianya ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif.
Sekretaris Persatuan Olahraga Sepak Bola Teluk Samak, Pebiansyah, menjelaskan, Portesa Cup 2 dirancang bukan sekadar untuk memperebutkan gelar juara.
“Turnamen ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berolahraga, menjunjung tinggi sportivitas, serta menemukan pemain-pemain muda yang memiliki potensi untuk berkembang,” terang Pebiansyah, Jumat (28/8/2026).
“Tujuan kegiatan ini untuk menyemangati sportivitas, membangkitkan minat olahraga, mencari bibit-bibit unggul di bidang sepak bola, sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat,” tambah Pebiansyah.
Keberadaan Portesa Cup kata Pebiansyah, menunjukkan adanya upaya berkelanjutan masyarakat dalam mengembangkan sepak bola di daerah.
“Sebelum edisi kedua digelar pada 2026, masyarakat Teluk Samak telah menyelenggarakan Portesa Cup 1 pada 2022,” imbuh Pebiansyah.
Ia menyebut, keberlanjutan turnamen tersebut menjadi salah satu indikator bahwa olahraga sepak bola memiliki basis peminat yang kuat di tengah masyarakat.
“Dengan penyelenggaraan yang konsisten, kompetisi lokal seperti Portesa Cup berpotensi menjadi tempat pembinaan pemain sekaligus membuka kesempatan bagi talenta-talenta daerah untuk mendapatkan pengalaman bertanding,” katanya.
Selain memberikan manfaat di bidang olahraga, menurut Pebiansyah, Portesa Cup 2 turut menciptakan aktivitas ekonomi selama turnamen berlangsung.
“Hampir 50 pelaku UMKM ikut berpartisipasi dengan membuka usaha di sekitar lokasi pertandingan,” ucap Pebiansysah.
Kehadiran penonton, pemain, dan masyarakat selama kompetisi berlangsung menciptakan peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan.
“Selain olahraga, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Hampir 50 UMKM ikut berpartisipasi selama kegiatan berlangsung,” sebut Pebiansysah.
Kondisi tersebut masih kata Pebiansyah, menunjukkan kegiatan olahraga masyarakat dapat memberikan dampak yang lebih luas.
“Turnamen sepak bola bukan hanya menghadirkan pertandingan di lapangan, tetapi juga menciptakan aktivitas ekonomi bagi pedagang makanan, minuman, serta berbagai usaha masyarakat lainnya,” pungkasnya.
Dengan demikian, ia berujar, pengembangan olahraga di tingkat desa dan kecamatan berpotensi menjadi salah satu cara untuk menciptakan kegiatan masyarakat yang produktif sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi lingkungan sekitar.
Pebiansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Portesa Cup 2, termasuk PT Timah yang turut membantu operasional turnamen.
“Terima kasih kepada PT Timah atas partisipasinya dalam mendukung terlaksananya Portesa Cup 2, terutama dalam membantu operasional kegiatan,” ungkapnya.
Portesa Cup 2 tidak hanya mencatatkan pertandingan dan hasil kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan ini memperlihatkan bagaimana olahraga dapat menjadi sarana pembinaan generasi muda, memperkuat hubungan sosial masyarakat, serta membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM.
“Keberlanjutan turnamen Portesa Cup diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem sepak bola lokal di Kepulauan Meranti, sehingga lahir lebih banyak talenta muda sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutur Pebiansyah.
Ia berharap agar, dukungan terhadap kegiatan olahraga masyarakat dapat terus berlanjut. Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan olahraga di daerah.
“Harapan kami ke depan PT Timah bisa lebih membantu dan terus berpartisipasi dalam kegiatan Portesa Cup yang akan datang,” tandasnya.
Penulis: Izar
Editor: Lana














Komentar