KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Pembinaan olahraga di daerah membutuhkan kompetisi yang berkelanjutan agar atlet muda memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan, menguji mental bertanding, dan mengukur hasil latihan.
Hal tersebut turut didorong melalui dukungan PT Timah (Persero) Tbk, terhadap Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Karimun.
Dukungan tersebut diberikan untuk pelaksanaan FORKI Kepri Series 3 dan POPDA Karate Piala Bupati Karimun, yang berlangsung pada tanggal 1 hingga 3 Juli 2026 di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Karimun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Umum FORKI Kabupaten Karimun, Rika Sapitri, mengatakan, bantuan PT Timah turut membantu kebutuhan penyelenggaraan kejuaraan, termasuk penyediaan piala dan kebutuhan operasional.
“Kami bersyukur mendapatkan dukungan dari PT Timah. Bantuan ini kami gunakan untuk piala dan menambah kebutuhan operasional kejuaraan,” kata Rika,” Selasa (18/8/2026).
Kejuaraan ini kata Rika, diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai daerah di Kepulauan Riau. Peserta berasal dari sejumlah kelompok usia, mulai pra-usia dini hingga kategori senior, baik putra maupun putri.
“Pertandingan meliputi nomor kata dan kumite dengan kategori pra-usia dini, usia dini, pra-pemula, pemula, kadet, junior, hingga senior. Keberagaman kategori tersebut memberikan kesempatan bagi atlet dari berbagai tingkatan untuk mendapatkan pengalaman bertanding sesuai kelompok usia dan kemampuannya,” sebut Rika.
Menurut Rika, keberadaan kompetisi di tingkat daerah memiliki manfaat besar bagi perkembangan atlet. Selama ini, atlet di Kepulauan Riau masih menghadapi keterbatasan dalam memperoleh kesempatan bertanding secara rutin.
“Kejuaraan di Kepulauan Riau ini masih jarang. Kadang kalau atlet mau try out, biasanya harus keluar daerah. Di Karimun sendiri event seperti ini masih jarang,” ujarnya.
Kompetisi yang digelar secara rutin, masih kata Rika, dapat membantu atlet mengetahui sejauh mana perkembangan teknik dan kemampuan mereka. Selain itu, pengalaman menghadapi lawan dari daerah lain juga dapat membentuk mental bertanding dan meningkatkan kepercayaan diri.
Bagi pelatih, pertandingan juga menjadi sarana evaluasi untuk melihat kelebihan dan kekurangan atlet. Hasil evaluasi tersebut dapat menjadi dasar dalam menentukan program latihan dan pembinaan berikutnya.
“Selain mengejar prestasi, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari upaya FORKI Kabupaten Karimun menemukan atlet-atlet potensial yang dapat dibina secara berkelanjutan,” tutur Rika.
Rika mengungkapkan, sejumlah atlet dari Karimun dan Kundur ditargetkan mampu meraih medali dalam kejuaraan tersebut.
“Kami ingin atlet-atlet mendapatkan pengalaman bertanding, mengasah potensi dan mengukir prestasi. Dari sini kami juga bisa melihat dan mencari atlet potensial untuk dibina lebih lanjut,” katanya.
Ia berujar, proses pencarian bibit atlet sejak usia dini menjadi penting dalam membangun prestasi olahraga. Atlet yang memiliki kemampuan dan potensi dapat mendapatkan pembinaan lebih terarah sehingga memiliki peluang untuk berkembang hingga tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Rika mengapresiasi dukungan PT Timah terhadap kegiatan olahraga di Karimun. Menurutnya, dukungan dunia usaha dapat membantu organisasi olahraga menghadirkan kompetisi yang lebih baik sekaligus memperluas kesempatan atlet untuk berkembang.
“PT Timah sangat mendukung prestasi atlet. Kami berharap dukungan seperti ini bisa terus berlanjut sehingga pembinaan atlet karate di Karimun semakin berkembang,” ujarnya.
Dukungan terhadap kegiatan olahraga, kata dia menjadi salah satu bentuk perhatian PT Timah terhadap pengembangan potensi generasi muda di wilayah operasional perusahaan. Melalui dukungan terhadap kompetisi, atlet memperoleh ruang untuk berlatih secara kompetitif, membangun karakter, meningkatkan disiplin, serta mengembangkan kemampuan.
Kejuaraan FORKI Kepri Series 3 dan POPDA Karate Piala Bupati Karimun, tidak hanya tentang siapa yang memenangkan pertandingan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan untuk menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan.
“Dengan semakin banyaknya kompetisi dan dukungan dari berbagai pihak, atlet muda Kepulauan Riau diharapkan memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkembang, meraih prestasi, sekaligus membawa nama Karimun dan Kepri pada ajang olahraga di tingkat yang lebih tinggi,” tandasnya.
Penulis: Juni
Editor: Lana














Komentar