Isu Penimbunan BBM Jelang Lebaran, Antrean Panjang di SPBU Karimun Bikin Masyarakat Resah

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Karimun mendadak viral. Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah SPBU Poros. Dari pantauan di lapangan, deretan mobil dan motor tampak mengular hingga malam hari untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite.(Foto: Izar)

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Karimun mendadak viral. Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah SPBU Poros. Dari pantauan di lapangan, deretan mobil dan motor tampak mengular hingga malam hari untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite.(Foto: Izar)

KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Karimun mendadak viral.

Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah SPBU Poros. Dari pantauan di lapangan, deretan mobil dan motor tampak mengular hingga malam hari untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga di tengah isu penimbunan BBM yang mulai beredar di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah pengendara mengaku sengaja mengisi BBM lebih awal karena khawatir pasokan akan terganggu menjelang Lebaran.

Salah seorang pengendara mobil, Andi, mengatakan, dirinya ikut mengantre lantaran khawatir harga minyak dunia naik akibat isu konflik internasional.

BACA JUGA:  Kepengurusan DPW PKB Kepri Berlanjut, Nyimas: Keputusan DPP Wajib Dijalankan Kader

“Karena ada isu perang di Iran, kami takut pasokan minyak terganggu dan harganya naik. Apalagi ini sudah mendekati Lebaran,” ujar Andi, Selasa (10/3/2026).

Meski antrean terlihat panjang, pihak pengelola SPBU memastikan distribusi BBM masih dalam kondisi aman dan tidak mengalami kendala.

Direktur PT Ology Karimun Bumi Sukses selaku pengelola SPBU Poros, Muhammad Nasrullah, menegaskan, pasokan Pertalite yang diterima SPBU mereka masih berjalan normal.

“Distribusi BBM ke kami masih aman dan lancar. Stok yang masuk cukup untuk memenuhi kebutuhan kendaraan bermotor di Kabupaten Karimun,” jelasnya.

BACA JUGA:  Estafet Kepemimpinan Pramuka Meral, Fokus Penguatan Karakter dan Tata Kelola Dana

Namun, Nasrullah mengaku heran dengan lonjakan antrean kendaraan roda empat yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, bahkan hingga malam hari.

“Yang membuat kami heran, kenapa kendaraan sampai antre panjang sampai malam. Padahal pasokan yang masuk ke SPBU kami tidak ada kendala,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena dapat memicu kelangkaan.

“Kuota BBM yang kami terima sebenarnya cukup untuk kebutuhan sekitar lima hari atau lebih. Namun jika dibeli berlebihan, tentu stok bisa cepat habis,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan pemilik SPBU Coastal Area, Muhammad Nurhidayat. Ia berharap masyarakat tidak melakukan panic buying dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.

BACA JUGA:  Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana

“Kami berharap masyarakat tetap tenang. Pasokan BBM sampai saat ini masih tercukupi. Belilah sesuai kebutuhan agar semua kendaraan tetap bisa mendapatkan BBM,” tuturnya.

Pihaknya pun meminta agar tidak ada praktik penimbunan maupun pembelian berlebihan yang justru bisa memicu kelangkaan BBM di kemudian hari.

“Tidak ada praktik penimbunan maupun pembelian berlebihan yang justru bisa memicu kelangkaan BBM di kemudian hari,”  tandasnya.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis
Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas
Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat
DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan
Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut
PLN Karimun Jelaskan Penyebab Blackout, Pemulihan Listrik Dilakukan Bertahap
Karimun Bangun Jalan Penghubung Jembatan Sanur-Bandara RHA Senilai Rp9,5 Miliar
Menolak Lilin Ulang Tahun, Memilih Dapur Rakyat Karimun, Sisi Bersahaja Iskandarsyah di Usia 54
Berita ini 2 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:15 WIB

DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:48 WIB

Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:34 WIB

DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:09 WIB

Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut

Berita Terbaru