KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT BPR Tuah Karimun (Perseroda), menetapkan Siska Naritasari sebagai Direktur Utama PT BPR Tuah Karimun (Perseroda).
Penetapan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat struktur manajemen sekaligus melanjutkan program transformasi dan pembenahan yang tengah dilakukan BPR Tuah Karimun.
Siska sebelumnya menjabat sebagai Direktur yang membawahkan fungsi Kepatuhan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah Wan Abdul Rahman mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama pada Mei 2026, Siska dipercaya menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama selama kurang lebih empat bulan.
Meski telah ditetapkan melalui RUPS LB, Siska belum langsung definitif menjalankan jabatan tersebut.
Ia masih harus mengikuti proses uji kemampuan dan kepatutan atau fit and proper test di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai ketentuan yang berlaku.
Jika dinyatakan memenuhi persyaratan, tahapan selanjutnya adalah pelantikan sebagai Direktur Utama.
Selama menjalankan tugas sebagai Plt Direktur Utama, Siska mendorong sejumlah perubahan kebijakan, terutama dalam pengembangan bisnis dan pengelolaan kredit.
Kebijakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas bisnis, memperkuat pendapatan, meningkatkan efisiensi serta memperbaiki kualitas kredit. Pertumbuhan bisnis, menurut manajemen, harus tetap berjalan dengan memperhatikan kesehatan aset dan risiko yang dihadapi bank.
Hingga Agustus 2026, kinerja BPR Tuah Karimun menunjukkan tren positif. Return on Assets (ROA) tercatat sebesar 2,56 persen, sedangkan rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berada di kisaran 83 persen.
Dari sisi kualitas aset, kredit bermasalah juga menunjukkan tren penurunan. Manajemen terus memperkuat penanganan kredit melalui penagihan, restrukturisasi, pemantauan kualitas kredit, penyelesaian kredit bermasalah hingga optimalisasi penyelesaian agunan.
Langkah tersebut menjadi perhatian penting karena kualitas kredit merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kesehatan dan keberlanjutan operasional bank.
Siska menjelaskan, penetapan dirinya sebagai Direktur Utama bukan sekadar perubahan kepemimpinan, tetapi menjadi momentum untuk meneruskan transformasi yang telah berjalan.
“Kami ingin membawa BPR Tuah Karimun menjadi lebih sehat, kuat dan mampu tumbuh secara berkelanjutan. Karena itu, penguatan bisnis harus berjalan beriringan dengan perbaikan kualitas kredit, efisiensi, manajemen risiko dan tata kelola,” ungkap Siska, Kamis (3/9/2026).
Menurutnya, keberhasilan bisnis perbankan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya penyaluran kredit atau peningkatan pendapatan. Pertumbuhan harus dibarengi dengan kualitas aset yang baik serta kemampuan bank dalam mengelola risiko
“Bagi kami, bisnis yang tumbuh harus bisnis yang sehat. Kredit yang disalurkan harus berkualitas, kredit bermasalah harus terus ditekan, dan setiap kebijakan harus memberikan kontribusi terhadap kesehatan bank dalam jangka panjang,” tegasnya.
Ke depan, BPR Tuah Karimun akan memprioritaskan sejumlah agenda strategis. Di antaranya meningkatkan penyaluran kredit berkualitas, menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK), menekan kredit bermasalah, meningkatkan pendapatan, melakukan efisiensi biaya, memperkuat manajemen risiko serta mengembangkan layanan digital.
“Penguatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan perusahaan, tetapi juga memperluas manfaat BPR Tuah Karimun bagi masyarakat dan perekonomian Kabupaten Karimun,” imbuhnya.
“Sebagai lembaga keuangan daerah, BPR Tuah Karimun memiliki peran dalam membuka akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha,” tambah Siska.
Karena itu, kata Siska, peningkatan kualitas layanan dan pengelolaan kredit diharapkan dapat memberikan akses pembiayaan yang lebih sehat dan sesuai kebutuhan.
Pada kesempatan tersebut, Siska menyampaikan apresiasi kepada pemegang saham, Dewan Komisaris dan seluruh karyawan BPR Tuah Karimun yang telah mendukung proses pembenahan dan transformasi perusahaan.
“Capaian ini bukan hasil kerja satu orang. Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran BPR Tuah Karimun. Ke depan, kita harus semakin solid dan terus bergerak melakukan perbaikan,” imbuhnya.
Manajemen optimistis, BPR Tuah Karimun siap melesat lewat serangkaian pembenahan strategis untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat kepercayaan masyarakat.
“Demi mewujudkan BPR Tuah Karimun yang makin sehat, kuat, dan profesional, manajemen mengajak seluruh pemegang saham, Dewan Komisaris, karyawan, serta masyarakat Kabupaten Karimun untuk terus bersinergi dan memberikan dukungan penuh,” tandasnya.
Penulis: Izar
Editor: Lana














Komentar