Residivis Narkotika Jadi Otak Komplotan Curanmor di Karimun, 7 Unit Ambyar Dijual Rp 2 Juta

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kerja keras Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun patut diacungi jempol. Setelah membuat resah masyarakat Bumi Berazam beberapa waktu, komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terdiri dari lima penjahat berhasil dibekuk. Aksi pencurian yang diotaki residivis kasus narkotika tersebut nekat menggasak motor di lokasi-lokasi lengang.(Foto: Izar)

Kerja keras Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun patut diacungi jempol. Setelah membuat resah masyarakat Bumi Berazam beberapa waktu, komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terdiri dari lima penjahat berhasil dibekuk. Aksi pencurian yang diotaki residivis kasus narkotika tersebut nekat menggasak motor di lokasi-lokasi lengang.(Foto: Izar)

KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Pencurian kendaraan bermotor menghantui warga Karimun, Kepulauan Riau.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun baru saja melancarkan pukulan telak terhadap jaringan kriminal yang sangat meresahkan.

Mereka berhasil membekuk komplotan curanmor residivis kambuhan, dengan brutalnya menggasak tujuh unit kuda besi dari tujuh lokasi berbeda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus tersebut bukan hanya pencurian biasa, ini merupakan bukti nyata bahwa kejahatan terorganisir di Karimun sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.

Waka Polres Karimun, Kompol Salahuddin, didampingi Kasatreskrim AKP Denny Hartanto, membeberkan detail yang membuat publik terhenyak.

“Otak dibalik aksi cepat dan nekat ini adalah seorang residivis kambuhan berinisial OI (26) kasus narkotika,” terang Salahuddin, Selasa saat menggelar konferensi pers, Selasa, 2 Desember 2025.

BACA JUGA:  Rp 135 Miliar Cair, Rafiza Langsung Jewer Bupati: Perbaikan Durai Prioritas, Bukan Hanya Janji

“Bersama dengan rekannya seorang eksekutor pencurian berinisial Z (21) juga berhasil dibekuk,” tambah Salahuddin.

Ia berujar bahwa, keterlibatan mantan narapidana narkoba sebagai dalang curanmor tersebut bersama komplotannya beraksi dengan sangat cepat dan terencana.

“Mereka mengincar titik-titik paling rawan di Karimun, mencangkup Desa Pelambung, PDM Desa Pongkar, parkiran belakang SMA N 1 Karimun, Bidreach Studio, daerah Gold Coast hingga Jalan Coastal Area,” beber Salahuddin.

Ia menambahkan, dengan modus sederhana komplotan maling tersebut mengincar lokasi-lokasi yang sepi dan lengang.

BACA JUGA:  Pemkab Karimun Pilih Donasi Uang Tunai daripada Posko Bencana, Terkumpul Rp 25 Juta

“Pelaku OI dan Z menggunakan kunci ‘T’ untuk menghidupkan sepeda motor yang akan dicuri. Kunci ‘T’ itu disinyalir mampu menjebol pengamanan motor yang diparkir di tempat sepi hanya dalam waktu hitungan detik,” imbuhnya.

Kejahatan ini kata Salahuddin melibatkan rantai yang lengkap. OI dan Z bekerja sama dengan tiga penadah barang haram berinisial ZL, AR dan H.

Motor curian itu dijual dengan harga yang sangat tidak masuk akal, hanya Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta per unit.

“Harga jual yang sangat rendah ini menjadi indikasi kuat bahwa motor-motor tersebut langsung dilempar ke pasar gelap untuk segera diuangkan, tanpa peduli risiko hukum. Ini memperlihatkan betapa berani dan terorganisirnya jaringan kriminal residivis ini,” pungkasnya.

BACA JUGA:  PT Timah Dukung Pelaksanaan MTQ Desa Sawang Laut, Perkuat Pembinaan Generasi Qurani

Kini, kata Salahuddin kelima tersangka jaringan residivis berantai telah diamankan dan dijebloskan ke tahanan Polres Karimun.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya mengimbau keras agar masyarakat Bumi Berazam untuk selalu tetap waspada.

“Diimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, dengan memberikan pengamanan ekstra pada kendaraan dan tidak memarkir motor disembarang tempat,” ujarnya mengakhiri.(Izar)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas
Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat
DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan
Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut
PLN Karimun Jelaskan Penyebab Blackout, Pemulihan Listrik Dilakukan Bertahap
Karimun Bangun Jalan Penghubung Jembatan Sanur-Bandara RHA Senilai Rp9,5 Miliar
Menolak Lilin Ulang Tahun, Memilih Dapur Rakyat Karimun, Sisi Bersahaja Iskandarsyah di Usia 54
PT Timah Restocking 5.600 Kepiting Bakau di Karimun, Jaga Ekosistem
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:48 WIB

Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:34 WIB

DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:09 WIB

Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:51 WIB

PLN Karimun Jelaskan Penyebab Blackout, Pemulihan Listrik Dilakukan Bertahap

Berita Terbaru