KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Yuliot Tanjung, ke Kabupaten Karimun, Bupati Iskandarsyah secara resmi menyampaikan sejumlah usulan strategis.
Langkah ini diambil guna mengatasi kendala distribusi energi yang selama ini dirasakan oleh masyarakat di wilayah kepulauan.
Bupati Iskandarsyah menggarisbawahi tiga isu krusial yang memerlukan intervensi segera dari pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Banyaknya tabung gas melon yang mengalami kerusakan fisik di lapangan menjadi perhatian serius,” ungkap Bupati, Rabu (1/4/2026).
“Penambahan stok tabung baru diperlukan untuk menjamin keamanan dan kelancaran pasokan di tingkat rumah tangga,” tambah Bupati.
Tidak hanya itu saja, kata Bupati sektor transportasi laut dan perikanan merupakan tulang punggung ekonomi Karimun.
“Saat ini, kuota solar subsidi dinilai belum mencukupi kebutuhan harian para nelayan dan operator kapal,” ujarnya.
Mengingat geografis Karimun yang terdiri dari pulau-pulau, aturan penyaluran BBM yang kaku seringkali menghambat akses warga di pelosok.
“Kami mendorong adanya fleksibilitas aturan khusus daerah kepulauan,” ucap Bupati.
Bupati menekankan, kondisi wilayah perairan membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan wilayah daratan.
“Diperlukan kebijakan afirmatif agar akses energi masyarakat tetap terjamin dan tidak terhambat oleh kendala birokrasi distribusi,” pungkasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, Wamen ESDM juga meninjau langsung PT Oil Terminal Karimun. Fasilitas ini memegang peranan vital sebagai penyangga cadangan energi, memastikan stok energi nasional tetap stabil.
Penulis: Izar
Editor: Lana












Komentar