Bupati Karimun Usulkan Tambahan Kuota BBM dan LPG 3 Kg ke Wamen ESDM

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Yuliot Tanjung, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun, Rabu (1/4/2026).(Foto: Izar)

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Yuliot Tanjung, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karimun, Rabu (1/4/2026).(Foto: Izar)

KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Yuliot Tanjung, ke Kabupaten Karimun, Bupati Iskandarsyah secara resmi menyampaikan sejumlah usulan strategis.

Langkah ini diambil guna mengatasi kendala distribusi energi yang selama ini dirasakan oleh masyarakat di wilayah kepulauan.

Bupati Iskandarsyah menggarisbawahi tiga isu krusial yang memerlukan intervensi segera dari pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyaknya tabung gas melon yang mengalami kerusakan fisik di lapangan menjadi perhatian serius,” ungkap Bupati, Rabu (1/4/2026).

BACA JUGA:  Rumah di Villa Kapling Karimun Terbakar, Api Diduga Dipicu Korsleting Listrik

“Penambahan stok tabung baru diperlukan untuk menjamin keamanan dan kelancaran pasokan di tingkat rumah tangga,” tambah Bupati.

Tidak hanya itu saja, kata Bupati sektor transportasi laut dan perikanan merupakan tulang punggung ekonomi Karimun.

“Saat ini, kuota solar subsidi dinilai belum mencukupi kebutuhan harian para nelayan dan operator kapal,” ujarnya.

Mengingat geografis Karimun yang terdiri dari pulau-pulau, aturan penyaluran BBM yang kaku seringkali menghambat akses warga di pelosok.

“Kami mendorong adanya fleksibilitas aturan khusus daerah kepulauan,” ucap Bupati.

BACA JUGA:  Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Bupati menekankan, kondisi wilayah perairan membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan wilayah daratan.

“Diperlukan kebijakan afirmatif agar akses energi masyarakat tetap terjamin dan tidak terhambat oleh kendala birokrasi distribusi,” pungkasnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, Wamen ESDM juga meninjau langsung PT Oil Terminal Karimun. Fasilitas ini memegang peranan vital sebagai penyangga cadangan energi, memastikan stok energi nasional tetap stabil.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis
Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas
Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat
DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan
Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut
PLN Karimun Jelaskan Penyebab Blackout, Pemulihan Listrik Dilakukan Bertahap
Karimun Bangun Jalan Penghubung Jembatan Sanur-Bandara RHA Senilai Rp9,5 Miliar
Menolak Lilin Ulang Tahun, Memilih Dapur Rakyat Karimun, Sisi Bersahaja Iskandarsyah di Usia 54
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:15 WIB

DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:48 WIB

Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:34 WIB

DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:09 WIB

Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut

Berita Terbaru