KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Aktivitas penebangan dahan pohon di Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral, sempat memicu pemadaman listrik di sejumlah wilayah, Minggu (28/6/2026).
Penyebabnya, ranting pohon yang ditebang menyentuh kabel listrik milik PLN hingga sistem pengamanan jaringan langsung bekerja.
Manager UL PLN Karimun, Ahmad Subhan Hadi, menjelaskan, kabel jaringan listrik tegangan menengah sangat sensitif terhadap gangguan sekecil apa pun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kabel listrik ini sangat sensitif. Tersentuh sedikit saja bisa langsung trip dan menyebabkan listrik padam. Karena itu, siapa pun yang melakukan pekerjaan di sekitar jaringan listrik harus sangat berhati-hati,” ujar Hadi.
Hadi mengungkapkan, pihak PLN tidak menerima pemberitahuan ataupun surat resmi sebelum kegiatan penebangan dilakukan.
“Kalau ada pemberitahuan sebelumnya, kami pasti menurunkan petugas untuk mengawal pekerjaan di lokasi. Namun kali ini tidak ada informasi yang kami terima,” katanya.
Akibat gangguan tersebut, tim PLN langsung bergerak ke lokasi dan meminta aktivitas penebangan dihentikan sementara demi mempercepat pemulihan listrik sekaligus menghindari risiko keselamatan.
“Pekerjaan di sekitar tiang dan jaringan tegangan menengah sangat berisiko, baik bagi pekerja maupun masyarakat. Karena itu kami berharap setiap kegiatan di sekitar jaringan PLN terlebih dahulu berkoordinasi dan menyampaikan surat resmi kepada PLN Karimun,” tegas Ahmad.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Karimun, Ahmadi, membenarkan, penebangan dilakukan oleh pihak ketiga, yakni PT MBS, sebagai tindak lanjut atas permintaan warga sekitar.
Ia mengaku telah mengingatkan pihak perusahaan agar ke depannya selalu berkoordinasi dengan PLN sebelum melakukan pekerjaan di sekitar jaringan listrik.
“Saya sudah sampaikan kepada pihak perusahaan agar ke depan terlebih dahulu bersurat ke Kantor PLN Karimun sebelum melakukan penebangan dahan pohon,” terang Ahmadi.
Penulis: Izar
Editor: Lana












Komentar