KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Warga Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat pria berusia 40 tahun yang sudah membusuk di dalam kamar kos, Jum’at (23/1/2026) petang.
Korban diketahui berinisial S seorang nelayan asal Indragiri Hilir, Riau, yang baru sekitar satu minggu menempati kos-kosan di RT. 004, RW. 003 Sungai Lakam Timur.
Penemuan mayat terbongkar setelah para penghuni kos mencium bau busuk menyengat yang berasal dari kamar korban sekitar pukul 17:35 WIB. Aroma tak wajar itu memicu kecurigaan dan kepanikan penghuni kamar kos lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Salah seorang penghuni akhirnya memberanikan diri mengintip lewat celah jendela, menemukan korban sudah meninggal dunia,” ungkap Kapolsek Balai Kota, AKP Andri Yusri.
“Korban terlihat terbaring di lantai dalam posisi telungkup tanpa busana,” tambah Kapolsek.
Saksi yang panik kata Kapolsek langsung melapor ke pemilik kos, lalu diteruskan ke pihak kepolisian.
“Petugas Polsek Balai Kota yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah obat-obatan di dalam kamar korban,” ucap Kapolsek.
Berdasarkan keterangan pemilik kos dan pihak keluarga, kata Kapolsek korban diketahui mengidap penyakit diabetes dan tinggal seorang diri.
“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Namun penyelidikan tetap kami lanjutkan untuk memastikan penyebab pasti kematian,” tegas Kapolsek.
Hingga kini, masih kata Kapolsek, visum et repertum belum dilakukan lantaran pihak kepolisian masih menunggu kedatangan keluarga korban dari Indragiri Hilir.
“Untuk mencegah kondisi jenazah semakin memburuk, korban saat ini disimpan di dalam freezer RSUD HM Sani Tanjungbalai Karimun,” jelas Kapolres.
Peristiwa ini menyisakan duka sekaligus peringatan keras bagi masyarakat. Polisi meminta warga agar tidak mengabaikan tanda-tanda mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Jika mencium bau tak wajar atau melihat hal ganjil, segera laporkan ke pihak berwajib,” ujar AKP Andri Yusri mengakhiri.
Penulis: Izar
Editor: Lana












Komentar