PT Timah Bantu Biaya Pengobatan Pelajar di Kundur Barat, Ringankan Beban Keluarga

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Timah (Persero) Tbk menyerahkan bantuan kepada Rizki Ajijah (15), warga Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Rizki mengalami patah tulang kaki akibat kecelakaan. Akibat cedera tersebut, pelajar kelas 3 SMP itu sudah lebih dari satu bulan hanya bisa terbaring di rumah.(Foto: Istimewa)

PT Timah (Persero) Tbk menyerahkan bantuan kepada Rizki Ajijah (15), warga Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Rizki mengalami patah tulang kaki akibat kecelakaan. Akibat cedera tersebut, pelajar kelas 3 SMP itu sudah lebih dari satu bulan hanya bisa terbaring di rumah.(Foto: Istimewa)

KARIMUN, KARIMUNESIA.co.id – Kepedulian terhadap masyarakat di wilayah operasional kembali ditunjukkan oleh PT Timah (Persero) Tbk, dengan memberikan bantuan biaya pengobatan kepada seorang pelajar di Kabupaten Karimun.

Bantuan tersebut diberikan kepada Rizki Ajijah (15), warga Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Rizki mengalami patah tulang kaki akibat kecelakaan. Akibat cedera tersebut, pelajar kelas 3 SMP itu sudah lebih dari satu bulan hanya bisa terbaring di rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ibunda Rizki, Nurhasanah, menceritakan, kecelakaan yang dialami anaknya terjadi sekitar dua bulan lalu.

BACA JUGA:  Wartawan Senior Murka, Pegawai BPR Tuah Karimun Ngamuk Ancam Hack Semua Media

“Setelah kejadian itu, Rizki sempat mendapatkan penanganan di rumah sakit di Tanjungbalai Karimun. Namun pihak rumah sakit menyarankan agar dirujuk ke Batam untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih lanjut,” ungkap Nurhasanah, Sabtu, 7 Maret 2026.

“Karena keterbatasan biaya, kami belum bisa melanjutkan pengobatan ke sana,” tambah Nurhasanah.

Karena kondisi ekonomi yang terbatas, keluarga akhirnya memilih pengobatan alternatif.

“Meski demikian, biaya pengobatan tetap cukup besar karena harus membeli berbagai obat-obatan,” katanya.

Sebagai orang tua tunggal, Nurhasanah mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan pengobatan anaknya.

“Bahkan dalam hampir dua bulan terakhir ia tidak bisa bekerja karena harus merawat Rizki di rumah,” ucap Nurhasanah.

BACA JUGA:  Karimun Dikepung Narkotika, LAM dan Polisi Ambil Langkah Tegas

Bantuan dari PT Timah pun menjadi harapan baru bagi keluarga tersebut untuk melanjutkan pengobatan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan terharu atas bantuan biaya pengobatan ini. Selama ini kami sampai harus meminjam uang untuk berobat karena biayanya tidak sedikit,” ungkapnya.

Nurhasanah juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

“Terima kasih kepada PT Timah atas bantuan ini. Semoga rezekinya dilapangkan dan bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya.

Sementara itu, Departement Head Corporate Communication PT Timah (Persero) Tbk, Anggi Siahaan menjelaskan,

BACA JUGA:  Akses Makin Mudah, Mobil Sehat PT Timah Layani 17.212 Warga dalam Tiga Tahun

bantuan ini merupakan bagian dari komitmen sosial PT Timah.

“Dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, termasuk dalam bidang kesehatan,” katanya.

Melalui program bantuan sosial seperti ini, diharapkan masyarakat yang mengalami kesulitan biaya pengobatan dapat terbantu sehingga tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

“Program kepedulian ini menjadi motivasi, pentingnya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan, khususnya dalam situasi darurat kesehatan,” tandasnya.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PT Timah Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Bank Sampah Lanjut Berseri di Sawang Laut
36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali
Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana
Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga
Hendy Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Karimun, Fokus Hapus Stigma Negatif dan Bidik Porprov
Menanti 13 Tahun, BP Kawasan Karimun Tinggal Selangkah Lagi Menuju Kemandirian Lembaga
Bongkar Siasat Busuk Korupsi KPU Karimun, Negara Tekor Rp1,36 Miliar
Sengit, 36 Calon Penerima Beasiswa PT Timah Saling Sikut di Tes Kesehatan 3 Wilayah
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:52 WIB

PT Timah Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Bank Sampah Lanjut Berseri di Sawang Laut

Senin, 8 Juni 2026 - 22:57 WIB

36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali

Senin, 8 Juni 2026 - 00:33 WIB

Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:36 WIB

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WIB

Hendy Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Karimun, Fokus Hapus Stigma Negatif dan Bidik Porprov

Berita Terbaru

PT Timah Persero (Tbk), bidik tambang luar negeri, cadangan domestik diperkirakan bertahan 10 hingga 15 tahun.(Foto: Istimewa)

Berita Utama

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Jun 2026 - 23:36 WIB