Banjir Rob ‘Monster’ Terjang Karimun, Warga Murka Tuding Proyek Perumahan Biang Kerok

- Penulis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Musibah tahunan, banjir rob yang biasanya hanya akrab kini berubah menjadi monster yang mengancam dan menggenangi rumah-rumah warga dibilangan RT 001, RW 002 Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, hingga jauh lebih parah akibat proyek pembangunan perumahan.(Foto: Izar)

Musibah tahunan, banjir rob yang biasanya hanya akrab kini berubah menjadi monster yang mengancam dan menggenangi rumah-rumah warga dibilangan RT 001, RW 002 Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, hingga jauh lebih parah akibat proyek pembangunan perumahan.(Foto: Izar)

KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Kemarahan dan kecemasan memuncak di kalangan warga RT 001, RW 002 Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Musibah tahunan, banjir rob yang biasanya hanya akrab kini berubah menjadi monster yang mengancam dan menggenangi rumah-rumah warga hingga jauh lebih parah.

Fokus kemarahan warga kini tertuju pada satu target, yakni proyek pembangunan perumahan baru di lingkungan mereka, yang dituding sebagai biang kerok utama di balik bencana banjir yang semakin parah ini

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banjir semakin parah semenjak dibangunnya perumahan,” ungkap salah seorang warga yang rumahnya ikut terendam, Mada, dengan lantang menyuarakan kekecewaannya, Sabtu, 6 Desember 2025.

BACA JUGA:  Tarif Parkir Pelabuhan Domestik Karimun Diduga Pungli, Cuma 15 Menit Dipalak Rp2.000

“Ini bukan lagi sekadar air pasang biasa, warga setempat menuding bahwa biang keladi di balik parahnya banjir rob kali ini adalah pembangunan komplek perumahan baru di sekitar lingkungan warga,” tambah  Mada.

Ia membandingkan kondisi tahun-tahun sebelumnya dengan kondisi saat ini.

“Biasa memang setiap akhir tahun air pasang pasti naik ke darat, hanya saja semenjak ada perumahan, banjirnya semakin parah dan menggenangi rumah warga termasuk rumah kami,” katanya, menunjukkan peningkatan drastis dampak banjir yang merugikan belasan rumah.

Ia menambahkan, warga menyoroti keras pembangunan perumahan tersebut yang dinilai tidak peduli terhadap dampak lingkungan dan masyarakat sekitar.

BACA JUGA:  Pemkab Karimun Pilih Donasi Uang Tunai daripada Posko Bencana, Terkumpul Rp 25 Juta

“Seolah-olah tidak peduli dengan nasib belasan rumah yang kini terendam banjir,” ujar Mada penuh amarah.

Suara amarah wrga sampai ke telinga Bupati

Isu panas ini kini menjadi pembicaraan paling hangat di seluruh Bumi Berazam.

Keluhan dan protes keras masyarakat yang merasa dirugikan oleh proyek pembangunan ini bahkan sudah mencapai telinga orang nomor satu di Karimun, Bupati Iskandarsyah.

Menanggapi tudingan serius dan kemarahan warga ini, Bupati Iskandarsyah mengakui bahwa memang beberapa wilayah terdampak banjir rob yang cukup besar tahun ini.

BACA JUGA:  Wajah Baru Pelabuhan Roro Karimun, Pembenahan Intensif Arus Penumpang Nataru

“Nanti akan kita coba evaluasi kembali hal tersebut,” ujar Bupati Iskandarsyah.

Namun, ia memastikan bahwa langkah cepat sudah diambil untuk menanggapi protes keras dari masyarakat ini.

“Tim dari dinas terkait juga sudah saya perintahkan untuk mengecek lokasi perumahan, di mana masyarakat sekitar yang terdampak banjir rob,” tutupnya, memberikan sedikit harapan bagi warga yang kini cemas menanti pertanggungjawaban.

Apakah Pemerintah Kabupaten Karimun akan menindak tegas jika terbukti proyek perumahan ini melanggar aturan dan benar-benar merugikan warga? Akankah pengembang bertanggung jawab atas penderitaan warga Meral Kota Kabupaten Karimun.(Izar)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sambut 1 Muharam 1448 Hijriah, PT Timah Dukung Pawai Obor dan Khataman Massal di Kundur Barat
Pembayaran QRIS di Pelabuhan Domestik Karimun Jadi Sorotan, Berikut yang Perlu Diketahui Masyarakat
Cegah DBD Saat Musim Hujan, PT Timah Rutin Lakukan Fogging di Wilayah Operasional Kundur
50 Cartridge Vape Mengandung Etomidate Sabu dan 100 Pil Ekstasi Dimusnahkan Polres Karimun
Dorong Pelestarian Lingkungan dan Potensi Wisata, PT Timah Tanam Pohon dan Bersihkan Pantai Asmara Dewi
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lintas Negara di Perairan Karimun, Pelaku Lansia Beridentitas Ganda
Pendampingan PT Timah, Budidaya Kakap Putih di Sawang Laut Berkembang, Tingkatkan Ekonomi Nelayan
Firdaus Resmi Pimpin DPC PKB Karimun, Jadi Ketua Parpol Termuda
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:34 WIB

Sambut 1 Muharam 1448 Hijriah, PT Timah Dukung Pawai Obor dan Khataman Massal di Kundur Barat

Senin, 15 Juni 2026 - 12:17 WIB

Pembayaran QRIS di Pelabuhan Domestik Karimun Jadi Sorotan, Berikut yang Perlu Diketahui Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:28 WIB

Cegah DBD Saat Musim Hujan, PT Timah Rutin Lakukan Fogging di Wilayah Operasional Kundur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:13 WIB

50 Cartridge Vape Mengandung Etomidate Sabu dan 100 Pil Ekstasi Dimusnahkan Polres Karimun

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:04 WIB

Dorong Pelestarian Lingkungan dan Potensi Wisata, PT Timah Tanam Pohon dan Bersihkan Pantai Asmara Dewi

Berita Terbaru