Selain Artificial Reef, PT Timah Tenggelamkan 36 Atraktor Cumi di Belitung Timur

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen PT Timah (Persero) Tbk dalam menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan kembali diwujudkan melalui program penenggelaman atraktor cumi di perairan Buku Limau, Kabupaten Belitung Timur, pada 2025.(Foto: Istimewa)

Komitmen PT Timah (Persero) Tbk dalam menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan kembali diwujudkan melalui program penenggelaman atraktor cumi di perairan Buku Limau, Kabupaten Belitung Timur, pada 2025.(Foto: Istimewa)

KARIMUNESIA.co.id, BELITUNG TIMUR –  Komitmen PT Timah (Persero) Tbk dalam menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan nelayan kembali diwujudkan melalui program penenggelaman atraktor cumi di perairan Buku Limau, Kabupaten Belitung Timur, pada 2025.

“Sebanyak 36 unit atraktor cumi ditenggelamkan sebagai bagian dari program rehabilitasi dan pengelolaan lingkungan laut yang berkelanjutan,” terang Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, Senin, 23 Februari 2026.

“Program ini melengkapi inisiatif sebelumnya berupa pemasangan artificial reef (terumbu buatan) di sejumlah wilayah operasional perusahaan,” tambah Anggi.

Atraktor cumi kata Anggi, dirancang khusus sebagai media tempat menempelkan telur cumi-cumi.

“Dengan adanya sarana tersebut, populasi cumi diharapkan dapat meningkat dan siklus reproduksinya tetap terjaga secara alami,” pungkasnya.

Langkah tersebut kata Anggi juga bertujuan menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di kawasan tersebut.

“Melalui kolaborasi bersama kelompok nelayan dan pemangku kepentingan setempat, diharapkan ekosistem laut tetap terjaga serta perekonomian masyarakat pesisir semakin kuat dan berkelanjutan,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Dukung Generasi Emas 2045, PT Timah Perkuat Kualitas SDM di Wilayah Operasional

Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Pesisir Pulau Buku Limau, Amirudin, mengatakan, keberadaan atraktor cumi sangat membantu nelayan setempat.

Selama ini, nelayan harus melaut cukup jauh untuk mendapatkan hasil tangkapan cumi yang memadai.

“Dengan adanya atraktor cumi ini, kami tidak perlu lagi melaut jauh. Jaraknya hanya sekitar satu mil dari pesisir, sehingga lebih dekat dan lebih efisien,” ujarnya.

Selain meningkatkan potensi hasil tangkapan, kata Amirudin, keberadaan atraktor juga membantu nelayan menghemat biaya operasional, terutama bahan bakar minyak (BBM).

BACA JUGA:  Tradisi Unik Perang Ketupat, PT Timah Pastikan Budaya Tempilang Tetap Eksis

“Pengurangan jarak tempuh melaut dinilai signifikan dalam menekan pengeluaran, di tengah kenaikan harga BBM,” pungkasnya.

Ia menyebut, cumi sendiri merupakan salah satu komoditas perikanan bernilai jual tinggi. Dengan meningkatnya populasi dan kemudahan akses penangkapan, diharapkan pendapatan nelayan dan masyarakat pesisir turut mengalami peningkatan.

“Program ini, merupakan komitmen PT Timah dalam menerapkan prinsip pertambangan berkelanjutan yang tidak hanya berfokus pada operasional usaha, tetapi juga pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” tandasnya.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali
Lewati Beragam Tahapan Seleksi, 36 Siswa Raih Kesempatan Masuk Kelas Beasiswa PT Timah
PT Timah Salurkan Hewan Kurban, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
PT Timah Resmi Sandang Status Persero, Negara Pegang 1 Persen Saham Dwiwarna
Tradisi Unik Perang Ketupat, PT Timah Pastikan Budaya Tempilang Tetap Eksis
Perkuat Tata Kelola, PT Timah Tbk Gelar TINS Executive Leadership Program
PT Timah Gelar Lepas Sambut Direksi, Perkuat Sinergi dan Kinerja Perusahaan
Sinergi TNI AL dan PT Timah Kirim Excavator, Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera dan Aceh
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:57 WIB

36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:04 WIB

Lewati Beragam Tahapan Seleksi, 36 Siswa Raih Kesempatan Masuk Kelas Beasiswa PT Timah

Senin, 25 Mei 2026 - 12:26 WIB

PT Timah Salurkan Hewan Kurban, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya

Senin, 23 Februari 2026 - 15:49 WIB

Selain Artificial Reef, PT Timah Tenggelamkan 36 Atraktor Cumi di Belitung Timur

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:42 WIB

PT Timah Resmi Sandang Status Persero, Negara Pegang 1 Persen Saham Dwiwarna

Berita Terbaru

PT Timah Persero (Tbk), bidik tambang luar negeri, cadangan domestik diperkirakan bertahan 10 hingga 15 tahun.(Foto: Istimewa)

Berita Utama

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Jun 2026 - 23:36 WIB