Sukses Lestarikan Bahasa Melayu Lewat Sekolah, Pemkab Karimun Raih Penghargaan Nasional

- Penulis

Senin, 25 Mei 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebijakan konkret berupa Surat Edaran (SE) Bupati Karimun terkait penerapan Bahasa Melayu sebagai Muatan Lokal (Mulok) resmi dianugerahi penghargaan nasional Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2026, oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, di Depok, Senin (25/5/2026).(Foto: Istimewa)

Kebijakan konkret berupa Surat Edaran (SE) Bupati Karimun terkait penerapan Bahasa Melayu sebagai Muatan Lokal (Mulok) resmi dianugerahi penghargaan nasional Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2026, oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, di Depok, Senin (25/5/2026).(Foto: Istimewa)

DEPOK, KARIMUNESIA.co.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun dalam menjaga kelestarian Bahasa Melayu di ranah pendidikan berbuah manis.

Kebijakan konkret berupa Surat Edaran (SE) Bupati Karimun terkait penerapan Bahasa Melayu sebagai Muatan Lokal (Mulok) resmi dianugerahi penghargaan nasional Revitalisasi Bahasa Daerah Tahun 2026, oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, di Depok, Senin (25/5/2026).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, S.Sos., M.M., yang hadir mewakili Bupati Karimun, Ing. H. Iskandarsyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dengan daerah lain yang umumnya hanya memberikan imbauan, Pemkab Karimun dinilai unggul oleh Kementerian karena memiliki landasan hukum yang jelas dan terstruktur, yaitu SE Bupati Karimun Nomor: 100.34/DISDIKBUD/0853/2026.

BACA JUGA:  ADD Karimun 2026 Dipangkas Rp 19 Miliar, Kades Mengadu ke DPRD, Operasional Terancam Sulit

Aturan ini mewajibkan penggunaan Bahasa Melayu sebagai materi muatan lokal di seluruh jenjang pendidikan formal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Berkat konsistensi ini, Karimun berhasil terpilih ke dalam daftar 27 daerah terbaik di Indonesia, terdiri dari 1 gubernur serta 26 bupati/wali kota, yang dinilai paling gigih menghidupkan kembali bahasa daerah di tengah gempuran arus digitalisasi.

Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole, menegaskan bahwa, pencapaian ini adalah buah kerja keras para guru, tokoh adat, pegiat budaya dan masyarakat.

BACA JUGA:  Disdukcapil Karimun Optimalkan Layanan di MPP untuk Percepat Pengurusan Dokumen Warga

“Mengingat, posisi geografis Karimun yang berada di wilayah perbatasan negara, pelestarian bahasa lokal dinilai memiliki urgensi yang sangat tinggi,” terang Rocky.

Bahasa Melayu menurutnya, bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga benteng identitas dan kedaulatan budaya bangsa di tanah Melayu.

“Penghargaan ini membuktikan visi Kabupaten Karimun Berbudaya, benar-benar diwujudkan lewat langkah nyata,” ujar Rocky.

Tidak ingin berhenti pada seremoni penghargaan, Pemkab Karimun telah menyiapkan serangkaian rencana lanjutan agar implementasi pelestarian budaya ini semakin maksimal.

“Pembelajaran Bahasa Melayu di sekolah akan dikemas secara menyenangkan dengan modul ajar yang menarik agar lebih mudah dicintai oleh generasi muda,” ungkapnya.

Pemkab akan memantau pelaksanaan SE ini hingga ke sekolah-sekolah yang berada di wilayah pulau-pulau terluar Kabupaten Karimun.

BACA JUGA:  Gedung Sultan Rp 13 Miliar di Karimun Segera Dibuka, Urus 36 Jenis Layanan Dalam 1 Tempat

“Rencana jangka panjang melibatkan integrasi Kampung Budaya ke dalam kalender wisata resmi daerah untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara,” katanya.

Langkah-langkah strategis ini diharapkan tidak hanya mengamankan eksistensi Bahasa Melayu dari kepunahan, tetapi juga memperkuat posisi Karimun sebagai beranda depan Indonesia yang kaya akan karakter dan nilai budaya.

“Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya mengamankan eksistensi Bahasa Melayu dari kepunahan, tetapi juga memperkuat posisi Karimun sebagai beranda depan Indonesia yang kaya akan karakter dan nilai budaya,” pungkasnya.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis
Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas
Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat
DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan
Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut
PLN Karimun Jelaskan Penyebab Blackout, Pemulihan Listrik Dilakukan Bertahap
Karimun Bangun Jalan Penghubung Jembatan Sanur-Bandara RHA Senilai Rp9,5 Miliar
Menolak Lilin Ulang Tahun, Memilih Dapur Rakyat Karimun, Sisi Bersahaja Iskandarsyah di Usia 54
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:15 WIB

DPRD Karimun Minta Proyeksi Pendapatan KUA-PPAS 2027 Disusun Realistis

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Karimun Copot PT MPK dari Pengelolaan Parkir Pelabuhan, Tudingan Pemerasan Ikut Memanas

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:48 WIB

Blackout Lumpuhkan Karimun, PKIH Murka: PLN Transparan atau Siap Digugat

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:34 WIB

DPRD Karimun Dorong Pemerataan Tenaga Kesehatan di Wilayah Kepulauan

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:09 WIB

Program Pemberdayaan PT Timah Dorong Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Desa Sawang Laut

Berita Terbaru