KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Kawasan Coastal Area, Tanjungbalai Karimun mendadak gempar pada Selasa siang (18/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Seorang pria paruh baya bernama Aman, warga Pelipit, Kelurahan Kapling, nekat menceburkan dirinya ke laut hingga tenggelam dan membuat keluarganya histeris.
“Diduga kuat, aksi nekat ini dipicu oleh depresi berat. Aman dikabarkan tak sanggup lagi menahan beban psikologis akibat penyakit pembengkakan kaki yang menggerogoti kesehatannya hingga sempat mengutarakan niat untuk mengakhiri hidup,” ujar salah seorang petugas BPBD dan Damkar Karimun, Muarsyah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim gabungan BPBD dan Damkar Karimun yang tiba setelah menerima laporan keluarga menemukan korban sudah berada cukup jauh dari bibir pantai.
“Dalam posisi terombang-ambing, Aman terlihat panik dan terus memegangi sebatang kayu karena air laut semakin dalam dan kakinya tak lagi menyentuh dasar,” sebut Muarsyah.
Menggunakan pendekatan persuasif, tim dengan sabar membujuk korban agar mau kembali ke daratan. Langkah tenang petugas membuahkan hasil.
“Aman akhirnya luluh dan perlahan berenang mendekati tepi pantai sebelum langsung dievakuasi ke Puskesmas Balai untuk mendapatkan perawatan medis intensif,” katanya.
Merespons kejadian tersebut, pihak penyelamat mengingatkan masyarakat luas akan krusialnya kepedulian terhadap kesehatan mental kerabat terdekat.
“Jangan biarkan anggota keluarga yang sedang sakit kronis atau tertekan berjuang seorang diri,” ucap Muarsyah.
Ia mengimbau, bagi keluarga segera ambil tindakan jika kerabat menunjukkan perubahan emosional drastis atau mengutarakan niat membahayakan diri.
“Dampingi korban untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau psikolog guna mendapat penanganan yang tepat,” tutup Muarsyah.
Penulis: Juni
Editor: Lana














Komentar