Polemik MBG, Ortu di Karimun Ngamuk Cuma Dikasih Biskuit Pabrikan

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Alih-alih makanan segar nan bergizi, oknum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga nekat menabrak aturan pusat dengan menyajikan produk pabrikan atau Ultra Processed Food (UPF). Padahal, Badan Gizi Nasional (BGN) sudah tegas melarang keras penggunaan nugget, sosis, hingga biskuit kemasan dalam menu MBG. Karena kandungan pengawet dan perasanya dianggap merusak kualitas gizi anak.(Foto: Istimewa)

Alih-alih makanan segar nan bergizi, oknum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga nekat menabrak aturan pusat dengan menyajikan produk pabrikan atau Ultra Processed Food (UPF). Padahal, Badan Gizi Nasional (BGN) sudah tegas melarang keras penggunaan nugget, sosis, hingga biskuit kemasan dalam menu MBG. Karena kandungan pengawet dan perasanya dianggap merusak kualitas gizi anak.(Foto: Istimewa)

KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya jadi asupan sehat buat generasi emas, malah menuai protes keras di Kabupaten Karimun.

Alih-alih makanan segar nan bergizi, oknum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga nekat menabrak aturan pusat dengan menyajikan produk pabrikan atau Ultra Processed Food (UPF).

Padahal, Badan Gizi Nasional (BGN) sudah tegas melarang keras penggunaan nugget, sosis, hingga biskuit kemasan dalam menu MBG. Karena kandungan pengawet dan perasanya dianggap merusak kualitas gizi anak.

Kekecewaan ini memuncak setelah Mansah, seorang wali murid di SDN 003 Karimun, membongkar apa yang diterima anaknya.

Bukannya makanan olahan UMKM lokal yang segar, anaknya justru menerima satu keping biskuit marie pabrikan, sebutir telur rebus, sebuah apel, satu kotak susu kecil.

“Anak saya kelas 2 SD, dikasih paket untuk tiga hari sekaligus. Tapi isinya cuma beginian. Kalau dihitung-hitung, anggarannya Rp8.000 per hari, total Rp24.000 untuk tiga hari. Masa cuma dapat biskuit dan telur,” ujar Mansah geram, Rabu, 24 Februari 2026.

BACA JUGA:  Marbot Masjid Dapat Apresiasi dari PT Timah di Kundur

BGN sendiri kata Mansah, sebelumnya sudah menyarankan agar SPPG menggandeng UMKM lokal selama Ramadan.

Tujuannya agar gizi terjaga, ekonomi warga muter. Tapi yang terjadi di Karimun justru sebaliknya, produk pabrikan besar yang diduga masuk ke piring siswa.

Biskuit pabrikan kata Mansah, bukanlah pengganti makanan bergizi seimbang yang dijanjikan oleh pemerintah.

“Tentu melanggar aturan dari pusat. BGN melarang keras UPF karena zat aditif. Nilai makanan yang diterima siswa tidak sebanding dengan anggaran negara yang dikucurkan,” katanya.

BACA JUGA:  Gelar One Day One Room Inspection, Rutan Karimun Pastikan Blok Wanita Bebas Narkoba

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sambut 1 Muharam 1448 Hijriah, PT Timah Dukung Pawai Obor dan Khataman Massal di Kundur Barat
Pembayaran QRIS di Pelabuhan Domestik Karimun Jadi Sorotan, Berikut yang Perlu Diketahui Masyarakat
Cegah DBD Saat Musim Hujan, PT Timah Rutin Lakukan Fogging di Wilayah Operasional Kundur
50 Cartridge Vape Mengandung Etomidate Sabu dan 100 Pil Ekstasi Dimusnahkan Polres Karimun
Dorong Pelestarian Lingkungan dan Potensi Wisata, PT Timah Tanam Pohon dan Bersihkan Pantai Asmara Dewi
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lintas Negara di Perairan Karimun, Pelaku Lansia Beridentitas Ganda
Pendampingan PT Timah, Budidaya Kakap Putih di Sawang Laut Berkembang, Tingkatkan Ekonomi Nelayan
Firdaus Resmi Pimpin DPC PKB Karimun, Jadi Ketua Parpol Termuda
Berita ini 3 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:34 WIB

Sambut 1 Muharam 1448 Hijriah, PT Timah Dukung Pawai Obor dan Khataman Massal di Kundur Barat

Senin, 15 Juni 2026 - 12:17 WIB

Pembayaran QRIS di Pelabuhan Domestik Karimun Jadi Sorotan, Berikut yang Perlu Diketahui Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:28 WIB

Cegah DBD Saat Musim Hujan, PT Timah Rutin Lakukan Fogging di Wilayah Operasional Kundur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:13 WIB

50 Cartridge Vape Mengandung Etomidate Sabu dan 100 Pil Ekstasi Dimusnahkan Polres Karimun

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:04 WIB

Dorong Pelestarian Lingkungan dan Potensi Wisata, PT Timah Tanam Pohon dan Bersihkan Pantai Asmara Dewi

Berita Terbaru