Penemuan Mayat Nelayan di Kamar Kos Karimun, Kondisi Membusuk

- Penulis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 12:15 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Warga Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat pria berusia 40 tahun yang sudah membusuk di dalam kamar kos, Jum’at (23/1/2026) petang.(Foto: Izar)

KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Warga Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat pria berusia 40 tahun yang sudah membusuk di dalam kamar kos, Jum’at (23/1/2026) petang.

Korban diketahui berinisial S seorang nelayan asal Indragiri Hilir, Riau, yang baru sekitar satu minggu menempati kos-kosan di RT. 004, RW. 003 Sungai Lakam Timur.

Penemuan mayat terbongkar setelah para penghuni kos mencium bau busuk menyengat yang berasal dari kamar korban sekitar pukul 17:35 WIB. Aroma tak wajar itu memicu kecurigaan dan kepanikan penghuni kamar kos lainnya.

“Salah seorang penghuni akhirnya memberanikan diri mengintip lewat celah jendela, menemukan korban sudah meninggal dunia,” ungkap Kapolsek Balai Kota, AKP Andri Yusri.

“Korban terlihat terbaring di lantai dalam posisi telungkup tanpa busana,” tambah Kapolsek.

Saksi yang panik kata Kapolsek langsung melapor ke pemilik kos, lalu diteruskan ke pihak kepolisian.

“Petugas Polsek Balai Kota yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah obat-obatan di dalam kamar korban,” ucap Kapolsek.

Berdasarkan keterangan pemilik kos dan pihak keluarga, kata Kapolsek korban diketahui mengidap penyakit diabetes dan tinggal seorang diri.

“Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Namun penyelidikan tetap kami lanjutkan untuk memastikan penyebab pasti kematian,” tegas Kapolsek.

Hingga kini, masih kata Kapolsek, visum et repertum belum dilakukan lantaran pihak kepolisian masih menunggu kedatangan keluarga korban dari Indragiri Hilir.

“Untuk mencegah kondisi jenazah semakin memburuk, korban saat ini disimpan di dalam freezer RSUD HM Sani Tanjungbalai Karimun,” jelas Kapolres.

Peristiwa ini menyisakan duka sekaligus peringatan keras bagi masyarakat. Polisi meminta warga agar tidak mengabaikan tanda-tanda mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Jika mencium bau tak wajar atau melihat hal ganjil, segera laporkan ke pihak berwajib,” ujar AKP Andri Yusri mengakhiri.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gelar One Day One Room Inspection, Rutan Karimun Pastikan Blok Wanita Bebas Narkoba
PT Timah Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Bank Sampah Lanjut Berseri di Sawang Laut
36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali
Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana
Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga
Hendy Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Karimun, Fokus Hapus Stigma Negatif dan Bidik Porprov
Menanti 13 Tahun, BP Kawasan Karimun Tinggal Selangkah Lagi Menuju Kemandirian Lembaga
Bongkar Siasat Busuk Korupsi KPU Karimun, Negara Tekor Rp1,36 Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:57 WIB

Gelar One Day One Room Inspection, Rutan Karimun Pastikan Blok Wanita Bebas Narkoba

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:52 WIB

PT Timah Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Bank Sampah Lanjut Berseri di Sawang Laut

Senin, 8 Juni 2026 - 22:57 WIB

36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali

Senin, 8 Juni 2026 - 00:33 WIB

Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:36 WIB

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Berita Terbaru

Berita Utama

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Jun 2026 - 23:36 WIB

Exit mobile version