Kisah Roteni, Membawa Bunda Fresh Menembus Pasar Lewat Kekuatan Legalitas

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:29 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Roteni, sosok di balik merek sabun cuci piring lokal, Bunda Fresh, mendapat bantuan dari PT Timah Tbk, hadir bukan sekadar memberikan suntikan modal, melainkan kunci keberhasilan untuk naik kelas.(Foto: Istimewa)

KARIMUNESIA.co.id, PANGKALPINANG – Banyak pelaku UMKM memiliki produk berkualitas, namun seringkali terbentur dengan perizinan.

Inilah yang dialami oleh Roteni, sosok di balik merek sabun cuci piring lokal, Bunda Fresh.

Awalnya, sabun cuci piring buatan Roteni hanya berkutat di lingkaran terbatas teman dekat dan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada keraguan besar untuk melangkah lebih jauh. Bukan karena produknya tak laku, melainkan karena rasa was-was memasarkan produk tanpa seragam resmi berupa izin edar.

Langkah berani diambil Roteni saat ia bergabung dalam program pembinaan UMKM dari PT Timah Tbk.

“Menyadari bahwa kualitas saja tidak cukup, PT Timah Tbk hadir bukan sekadar memberikan suntikan modal, melainkan kunci keberhasilan untuk naik kelas,” terang Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, Rabu 14 Januari 2026.

“Saat ini, Bunda Fresh sedang dalam proses melengkapi tiga pilar penting kepercayaan konsumen,” tambah Anggi.

Anggi berujar bahwa, Bunda Fresh kini memiliki izin edar yang menjadi syarat mutlak untuk bisa masuk ke rak-rak supermarket dan pasar modern.

Tidak hanya itu saja, sertifikasi halal juga wajib diterapkan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan konsumen.

“Serta Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), untuk melindungi merek agar tidak dicatut pihak lain di kemudian hari,” tegasnya.

Untuk itu, kata Anggi, PT Timah Tbk sendiri terus berkomitmen memberikan pembinaan terintegrasi mulai dari pelatihan keterampilan hingga fasilitasi promosi.

“Untuk memastikan UMKM lokal seperti Bunda Fresh tidak hanya bertahan, tapi juga tumbuh mandiri dan berdampak bagi ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Roteni bermimpi, dengan izin yang lengkap, volume produksi akan meningkat.

Artinya, ia bisa menarik lebih banyak anggota KWT untuk bekerja bersama. Ini merupakan contoh nyata bagaimana legalitas usaha menjadi pintu gerbang pembukaan lapangan kerja baru di tingkat lokal.

“Saya belum berani memasarkan secara masif karena belum memiliki izin edar. Tapi sekarang, dengan bantuan PT Timah Tbk, semuanya sedang diproses,” katanya.

Hal ini menurutnya sangat penting agar produknya dipercaya para konsumen dan bisa dipasarkan lebih luas lagi.

“Tentu sangat penting agar produk kami dipercaya konsumen dan bisa dipasarkan lebih luas,” ungkap Roteni penuh optimistis.

PT Timah Tbk kata Roteni sangat membantu, dapat memberikan edukasi bagi para pelaku usaha lainnya bahwa perizinan merupakan investasi jangka panjang.

“Di mana, produk yang berizin dianggap lebih aman dan profesional, retail modern dan platform e-commerce besar mewajibkan adanya izin edar hingga melindungi pelaku usaha dari risiko sanksi administratif. Ketika sebuah usaha kecil mulai naik kelas dan perizinannya rampung, dampaknya akan terasa secara kolektif,” imbuhnya.

Penulis: Izar

Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga
Sengit, 36 Calon Penerima Beasiswa PT Timah Saling Sikut di Tes Kesehatan 3 Wilayah
Bukti Kontribusi BUMN, TINS Setor Rp1,62 Triliun ke Kas Negara
Lewati Beragam Tahapan Seleksi, 36 Siswa Raih Kesempatan Masuk Kelas Beasiswa PT Timah
PT Timah Salurkan 268 Ekor Sapi Kurban untuk Masyarakat di 3 Provinsi
DPRD Karimun Pelajari Strategi Pelayanan Disdukcapil Meranti, Percepatan Dokumen dan Layanan Digital
Waspada Penipuan Lowongan Kerja, PT Timah Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen Karyawan
PT Timah Salurkan Bantuan Biaya Pengobatan untuk Bayi Penderita Jantung Bocor
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:36 WIB

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:16 WIB

Sengit, 36 Calon Penerima Beasiswa PT Timah Saling Sikut di Tes Kesehatan 3 Wilayah

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:45 WIB

Bukti Kontribusi BUMN, TINS Setor Rp1,62 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:04 WIB

Lewati Beragam Tahapan Seleksi, 36 Siswa Raih Kesempatan Masuk Kelas Beasiswa PT Timah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:21 WIB

PT Timah Salurkan 268 Ekor Sapi Kurban untuk Masyarakat di 3 Provinsi

Berita Terbaru

Berita Utama

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Jun 2026 - 23:36 WIB

Exit mobile version