KARIMUNESIA.co.id, PANGKALPINANG – Komitmen nyata dalam menggerakkan roda ekonomi lokal kembali diwujudkan oleh PT Timah Tbk.
Melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) dan inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan tambang ini baru saja menyerahkan bantuan alat produksi strategis kepada 23 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah operasionalnya.
Bantuan ini bukan sekadar hibah, melainkan investasi PT Timah Tbk untuk memastikan UMKM mampu mandiri, meningkatkan kapasitas produksi hingga memiliki keberlanjutan usaha di tengah persaingan pasar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mendukung “Tulang Punggung” perekonomian masyarakat Kota Beribu Senyuman
Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM merupakan komitmen utama perusahaan.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi masyarakat. Dengan memberikan alat produksi yang tepat guna, Perusahaan ingin membantu masyarakat naik kelas dan lebih berdaya dalam mengembangkan usahanya,” ujar Anggi, Jum’at, 6 Desember 2025.
Bantuan yang diserahkan kata Anggi bervariasi dan disesuaikan secara presisi dengan kebutuhan masing-masing usaha.
“Mencakup peralatan pengolahan makanan. Freezer berkapasitas besar, oven dan mesin pengaduk adonan,” beber Anggi.
Tidak hanya itu saja, masih kata Anggi, pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa peralatan pengemasan dan kualitas, seperti continuous sealer dan house hold vacuum.
“Hingga bantuan peralatan pertanian dan jasa, mencangkup mesin perontok jagung, mesin jahit hingga mesin steam bertekanan tinggi,” papar Anggi.
Anggi berharap, melalui program pemberdayaan PT Timah Tbk, 23 UMKM tersebut dapat semakin mandiri, memiliki daya saing tinggi dan secara langsung memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar.
“PT Timah Tbk berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan, membuktikan bahwa sinergi antara perusahaan besar dan pelaku UMKM merupakan kunci menuju kemajuan bersama.
Kisah sukses dari rusip hingga kebersihan ayam potong
Dampak positif bantuan ini langsung dirasakan oleh para penerima, hingga memberikan inspirasi nyata.
Salah satunya pemilik usaha kuliner tradisional Bangka Rusip, Asriyani mengaku sangat terbantu.
Ia menerima bantuan kulkas (freezer) yang lebih besar untuk mengatasi masalah penyimpanan produknya.
“Alhamdulillah, senang sekali menerima bantuan dari PT Timah. Kulkas lama sudah tidak dingin lagi, sehingga rusip sulit dapat disimpan dalam jumlah banyak,” katanya.
“Dengan kulkas baru ini, mampu menyimpan stok lebih banyak dan menjaga kualitas produk demi memenuhi permintaan dari toko oleh-oleh dan pelanggan,” tambah Asriyani penuh syukur.
CV Karima Amanah Sejahtera, efisiensi dan kebersihan maksimal
Hal senada juga diungkapkan oleh Afriani Siska, pemilik usaha ayam potong CV Karima Amanah Sejahtera. Ia menerima bantuan mesin steam bertekanan tinggi.
“Dengan adanya mesin steam ini, pekerjaan karyawan jadi lebih cepat dan bersih,” ucap Siska.
Menurutnya, kebersihan sangat penting, terutama untuk membersihkan keranjang dan kendaraan pengangkut ayam.
“Ini tentunya sangat membantu operasional,” kata Afriani, yang menunjukkan bagaimana teknologi sederhana dapat meningkatkan standar kebersihan dan efisiensi.(Izar)

Komentar Batalkan balasan