Nekat Ngegarong Solar Kapal Cumi, Nelayan Karimun Berakhir di Sel Polisi

- Penulis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:09 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Seorang nelayan berinisial RA (29) asal Sungai Lakam Timur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau harus rela ganti profesi sementara jadi tahanan polisi usai ketahuan mencuri solar di kapal jaring ikan.(Foto: Izar)

KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Niat cari tambahan penghasilan malah berujung petaka.

Seorang nelayan berinisial RA (29) asal Sungai Lakam Timur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau harus rela ganti profesi sementara jadi tahanan polisi usai ketahuan mencuri solar di kapal jaring ikan.

“Aksi nekat itu dilakukan RA bukan sekali, tapi dua kali dalam sepekan,” terang Kasatpolairud Polres Karimun, AKP Adi Suhendra, Sabtu, 31 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukannya melaut mencari ikan, pelaku justru menyatroni kapal Cumi Mas yang sedang sandar di pelantar Liong Him, memanfaatkan kondisi sepi di tengah malam,” tambah Adi.

Menurutnya, RA beraksi pada dini hari, aksi pertama terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026. Selanjutnya aksi kedua pada Sabtu, 24 Januari 2026 dini hari.

“Pelaku memanjat kapal, menyusup ke ruang mesin, lalu memindahkan solar ke jerigen yang sudah disiapkan,” beber Adi.

Tak hanya solar, kata Adi pelaku juga menggondol aki kapal, membuat pemilik kapal merugi cukup besar.

“Aksi pencurian ini akhirnya terbongkar setelah ABK kapal curiga melihat sebuah Toyota Rush hitam terparkir mencurigakan di sekitar lokasi. Saat dicek, mobil tersebut ternyata penuh muatan solar dan aki kapal hasil curian,” pungkasnya.

Ari menyebut, total kerugian ditaksir mencapai Rp24 juta. Setelah sempat menghilang, RA akhirnya dibekuk Satpolairud Polres Karimun di Hotel Taman Bunga, Senin, 26 Januari 2026.

“Kepada polisi, RA mengaku mencuri karena desakan ekonomi dan solar curian itu rencananya akan dijual kepada penadah,” ungkapnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi diantaranya 3 jerigen berisi solar, 1 jerigen kosong, 1 unit mobil Toyota Rush, aki kapal hasil curian.

Ia menegaskan bahwa, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan memburu penadah.

“Identitas penadah sudah kami kantongi dan masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Penulis: Izar
Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PT Timah Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Bank Sampah Lanjut Berseri di Sawang Laut
36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali
Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana
Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga
Hendy Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Karimun, Fokus Hapus Stigma Negatif dan Bidik Porprov
Menanti 13 Tahun, BP Kawasan Karimun Tinggal Selangkah Lagi Menuju Kemandirian Lembaga
Bongkar Siasat Busuk Korupsi KPU Karimun, Negara Tekor Rp1,36 Miliar
Sengit, 36 Calon Penerima Beasiswa PT Timah Saling Sikut di Tes Kesehatan 3 Wilayah
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:52 WIB

PT Timah Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Bank Sampah Lanjut Berseri di Sawang Laut

Senin, 8 Juni 2026 - 22:57 WIB

36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali

Senin, 8 Juni 2026 - 00:33 WIB

Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:36 WIB

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WIB

Hendy Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Karimun, Fokus Hapus Stigma Negatif dan Bidik Porprov

Berita Terbaru

Berita Utama

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Jun 2026 - 23:36 WIB

Exit mobile version