PBB Karimun Kritik Pemkab, Harga Sembako Melonjak, Kebijakan Nyata Tak Kunjung Terlihat

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:37 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun mengkritik lambannya respons Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun dalam menangani kenaikan harga sembako yang semakin memberatkan masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.(Foto: Izar)

KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Karimun mengkritik lambannya respons Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun dalam menangani kenaikan harga sembako yang semakin memberatkan masyarakat menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Wakil Ketua PBB Karimun, Maszan P. Sianturi, menilai bahwa Pemkab belum menunjukkan langkah konkret untuk menahan lonjakan harga yang sudah terjadi sejak awal Desember.

“Sejumlah kebutuhan pokok sudah naik. Kondisi ini jelas menambah beban masyarakat yang akan merayakan Nataru,” ujar Maszan, Minggu (7/12/25).

Menurutnya, setidaknya ada tiga faktor yang memicu kenaikan harga, yakni cuaca ekstrem, pasokan yang terganggu, serta penurunan produksi dari daerah pemasok seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang baru-baru ini terdampak bencana alam.

“Selama ini pasokan sembako kita banyak bergantung dari Sumatera. Dengan distribusi yang terhenti karena bencana, seharusnya Pemkab segera ambil langkah cepat, bukan hanya menunggu keadaan membaik,” tegasnya.

Maszan menilai pemerintah daerah perlu melakukan intervensi nyata untuk memastikan kelancaran suplai, termasuk membuka alternatif pendistribusian dari daerah lain.

“Kita tahu barang-barang dari Sumatera terhambat. Maka harus ada solusi, misalnya kelonggaran distribusi dari daerah berbeda agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tambahnya.

Ia juga mendorong Pemkab mempermudah masuknya pasokan dari Batam, seperti cabai, bawang, sayuran, wortel dan beras untuk menutup kekosongan stock akibat terhentinya aliran barang dari Sumatera.

“Jika tidak cepat diselesaikan, daya beli masyarakat bisa semakin terpuruk dan pelaku usaha kecil akan ikut terdampak di awal tahun mendatang,” tutup Maszan.

Penulis: Izar

Editor:  Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PT Timah Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Bank Sampah Lanjut Berseri di Sawang Laut
36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali
Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana
Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga
Hendy Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Karimun, Fokus Hapus Stigma Negatif dan Bidik Porprov
Menanti 13 Tahun, BP Kawasan Karimun Tinggal Selangkah Lagi Menuju Kemandirian Lembaga
Bongkar Siasat Busuk Korupsi KPU Karimun, Negara Tekor Rp1,36 Miliar
Sengit, 36 Calon Penerima Beasiswa PT Timah Saling Sikut di Tes Kesehatan 3 Wilayah
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:52 WIB

PT Timah Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Bank Sampah Lanjut Berseri di Sawang Laut

Senin, 8 Juni 2026 - 22:57 WIB

36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali

Senin, 8 Juni 2026 - 00:33 WIB

Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:36 WIB

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WIB

Hendy Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Karimun, Fokus Hapus Stigma Negatif dan Bidik Porprov

Berita Terbaru

Berita Utama

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Jun 2026 - 23:36 WIB

Exit mobile version