KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Warga Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, sempat dibuat resah dengan kabar kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg).
Antrean panjang di sejumlah pangkalan bahkan viral dan memicu kekhawatiran bakal terjadi krisis gas bersubsidi menjelang Ramadan.
Namun, Dinas Koperasi, Perdagangan, Usaha Mikro dan ESDM Kabupaten Karimun angkat bicara dan meluruskan kabar tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui Kepala Bidang ESDM, Vandarones Purba, Diskopdag Karimun menegaskan bahwa tidak ada kelangkaan gas elpiji 3 kg seperti yang ramai diperbincangkan.
“Tidak ada kelangkaan. Antrean terjadi karena banyak tabung gas yang rusak, bukan karena stok kosong,” tegas Vandarones, Minggu, 15 Februari 2026.
Ia membeberkan, saat ini sekitar 30 ribu tabung elpiji 3 kg dalam kondisi rusak dan tengah menjalani proses perbaikan.
“Kondisi inilah yang memengaruhi perputaran tabung di lapangan sehingga memicu antrean di sejumlah pangkalan,” katanya.
“Sekitar 30 ribu tabung rusak dan sedang diperbaiki. Untuk menutup kekurangan, kami meminjam tabung dari Pertamina. Distribusi ke luar Pulau Karimun juga membutuhkan waktu sekitar tiga hari, jadi ada sedikit keterlambatan,” tambah Vandarones.
Meski demikian, pihaknya memastikan stok gas elpiji 3 kg di Karimun dalam kondisi aman dan terkendali, termasuk untuk menghadapi Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri.
“Untuk stok sampai Ramadan dan Idul Fitri, kami pastikan aman,” ujarnya.
Diskopdag juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau membeli dalam jumlah berlebihan. Pasalnya, jika banyak tabung disimpan di rumah, perputaran tabung kosong ke agen akan terhambat dan berdampak pada distribusi berikutnya.
“Kalau masyarakat menimbun, tabung kosong yang kembali ke agen akan berkurang. Akibatnya distribusi berikutnya ikut berkurang. Jadi cukup gunakan satu tabung sesuai kebutuhan,” pesannya.
Pemerintah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum tentu benar.
“Dengan distribusi yang terus berjalan dan dukungan dari Pertamina, kebutuhan gas elpiji 3 kg di Karimun dipastikan tetap terpenuhi,” jelasnya.
Penulis: Izar
Editor: Lana

Komentar Batalkan balasan