Pemkab Karimun Pilih Donasi Uang Tunai daripada Posko Bencana, Terkumpul Rp 25 Juta

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 21:21 WIB

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Berbeda dengan langkah sebelumnya yang seringkali melibatkan pendirian posko dan pengiriman bantuan logistik secara langsung, Pemkab Karimun kini hanya akan berfokus pada penghimpunan donasi dalam bentuk uang tunai dari masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN).(Foto: Izar)

Berbeda dengan langkah sebelumnya yang seringkali melibatkan pendirian posko dan pengiriman bantuan logistik secara langsung, Pemkab Karimun kini hanya akan berfokus pada penghimpunan donasi dalam bentuk uang tunai dari masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN).(Foto: Izar)

KARIMUNESIA.co.id, KARIMUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun mengambil langkah yang berbeda dalam menyikapi bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Alih-alih mendirikan posko dan mengirimkan bantuan logistik, Pemkab Karimun kini hanya berfokus pada penghimpunan donasi dalam bentuk uang tunai.

Kebijakan ini menjadi sorotan publik karena berbeda dari kebiasaan penanganan bencana sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Karimun, Mohd Ardhoni.

Ia menjelaskan bahwa, Dinsos menerima instruksi langsung dari Bupati untuk melakukan penggalangan dana dan menyalurkannya ke daerah terdampak bencana.

“Kami baru disurati Bupati untuk mengumpulkan donasi dan menyalurkannya ke daerah terdampak bencana,” ujar Ardhoni, Senin, 8 Desember 2025.

Ardhoni secara tegas menyatakan bahwa, Pemkab Karimun hanya akan mengirimkan bantuan dalam bentuk uang tunai kepada para korban bencana.

“Tidak ada pembukaan posko atau pengiriman bantuan logistik dari pihak Pemkab,” pungkasnya.

Hingga hari ini kata Ardhoni, donasi internal yang dikumpulkan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Karimun telah mencapai jumlah yang signifikan.

“Alhamdulillah hingga hari ini terkumpul kurang lebih senilai Rp 25 juta,” sebut Ardhoni.

Ia menambahkan, kolaborasi dan pelaporan sangat diperlukan

guna memastikan transparansi dan penyaluran yang terpusat.

Dinsos Kabupaten Karimun sendiri, kini mulai mendata seluruh organisasi dan pihak yang melakukan penggalangan dana dari masyarakat, seperti OKP, LSM dan Ormas.

“Seluruh laporan pengumpulan dana diminta untuk dilaporkan ke kantor Dinsos Karimun,” tutup Ardhoni.

Penulis: Izar

Editor: Lana

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PT Timah Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Bank Sampah Lanjut Berseri di Sawang Laut
36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali
Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana
Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga
Hendy Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Karimun, Fokus Hapus Stigma Negatif dan Bidik Porprov
Menanti 13 Tahun, BP Kawasan Karimun Tinggal Selangkah Lagi Menuju Kemandirian Lembaga
Bongkar Siasat Busuk Korupsi KPU Karimun, Negara Tekor Rp1,36 Miliar
Sengit, 36 Calon Penerima Beasiswa PT Timah Saling Sikut di Tes Kesehatan 3 Wilayah
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:52 WIB

PT Timah Dorong Kesadaran Lingkungan Lewat Bank Sampah Lanjut Berseri di Sawang Laut

Senin, 8 Juni 2026 - 22:57 WIB

36 Pelajar Lolos Program Beasiswa PT Timah 2026, Tempuh Pendidikan Berasrama di SMAN 1 Pemali

Senin, 8 Juni 2026 - 00:33 WIB

Penyaluran Program MBG di Karimun Terancam Mandek 3 Hari akibat Keterlambatan Dana

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:36 WIB

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:32 WIB

Hendy Terpilih Aklamasi Pimpin POBSI Karimun, Fokus Hapus Stigma Negatif dan Bidik Porprov

Berita Terbaru

Berita Utama

Cadangan Mulai Habis Sisa 15 Tahun, PT Timah Bidik Negara Tetangga

Minggu, 7 Jun 2026 - 23:36 WIB

Exit mobile version